| Rabu, 01 Agustus 2007 | NASIONAL |
JELANG PILGUB 2008Adnan Belum Terima LamaranKUDUS- Ketua Pengurus Wilayah NU Jateng M Adnan mengaku belum memutuskan akan menerima pinangan siapa pada Pemilihan Gubernur Jateng 2008. Dia menyatakan telah dilamar hampir semua bakal calon gubernur. "Namanya tidak perlu disebut," ujarnya menghindari pertanyaan wartawan. Adnan ditemui saat menghadiri peringatan hari lahir NU di Kudus Senin (30/7) malam. Saat ditanya mencalonkan secara independen, dia menjawab dirinya masih percaya pada Indonesia. "Di Indonesia ada parpol. Jadi saya percaya parpol," tambahnya. Meski demikian, dia menyampaikan keputusan MK soal calon independen bisa mencalonkan dalam pilkada merupakan tindakan baik. Keputusan itu, menurutnya, bisa mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap parpol dalam menjalankan hak politiknya. Sebagai daerah yang disebut miniatur Indonesia, kata dia, pasangan yang ideal pada Pilkada Jateng bisa terbentuk dari koalisi nasionalisme dan religius yang moderat. PWNU Jateng sampai sekarang belum mengambil sikap mengenai pencalonan gubernur. "Kami masih dalam proses," jelasnya. Di tempat yang sama Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi menegaskan NU tidak melarang warganya untuk maju dalam pilkada. "Namun ada peraturan untuk pengurus. Jika dia maju, maka yang bersangkutan harus cuti," jelasnya. Jika akhirnya terpilih, maka dia bisa mundur dari kepengurusan. Namun jika tidak terpilih, keputusan apakah dia akan diterima kembali sebagai pengurus NU akan diputuskan oleh pengurus-pengurus yang lain. Dia menegaskan tidak ada imbauan kepada warga NU untuk memilih calon tertentu. Namun, dia mengakui biasanya warga nahdliyyin akan memilih calon yang sudah terkenal di mata mereka. Dinilai Mampu Sementara itu sosok Ketua Kadin Jateng Solichedi dalam pandangan Ketua Gerakan Bersama Pengembangan Keuangan Mikro (Gema PKM) Jateng Pratomo, sangat tepat untuk mengambil peran aktif pada pemerintahan di Jawa Tengah. Ia menilai, dari sisi tata pemerintahan, kempauan pada dunia usaha, dan networking Solichedi mampu. ''Sangat bagus kalau beliau maju sebagai kandidat gubernur atau wakil gubernur. Sebab tahu lebih banyak mengenai persolan-persoalan dalam dunia usaha dan birokrasi. Sekarang tinggal krenteking yang bersangkutan,'' katanya, Selasa (31/7). Ketua Perbanas Jateng Adil Syahputra mengatakan, dalam pengembangan suatu wilayah dibutuhkan pemimpin yang memiliki kemampuan komprehensif. Sebab, pengembangan suatu daerah di masa mendatang sangat terkait dengan dinamika bisnis di daerah bersangkutan. Di sisi lain, perkembangan bisnis pada suatu daerah juga menyangkut iklim dunia usaha dan adanya investasi. Maka, menurut dia, ke depan Jateng memerlukan channel aspirasi, yang bisa didistribusikan ke lembaga pemerintahan. (H7,H37,H35-60) |