logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 01 Agustus 2007 INTERNASIONAL
Line

Hampir Separo Pemilih Ingin Abe Mundur

TOKYO - Hampir separo pemilih Jepang menginginkan Perdana Menteri Shinzo Abe mengundurkan diri. Demikian hasil survei, kemarin. Seruan mundur itu bukan hanya datang dari oposisi namun juga dari dalam partai pimpinannya menyusul kekalahannya dalam pemilihan Minggu lalu. Menurut jajak pendapat kantor berita Kyodo pada Senin dan Selasa kemarin, tingkat dukungan Abe juga anjlok di bawah 30 persen - titik kritis bagi satu kabinet untuk tetap berkuasa.

Abe bertekad tetap bertahan meski kehilangan mayoritas koalisi di majelis tinggi dalam pemilihan Minggu lalu. Pemilihan itu merupakan ujian elektoral besar pertama sejak dia menjabat September lalu.

Survei Kyodo menunjukkan 49,5 persen responden mengatakan Abe sebaiknya mundur, sedang 43,7 persen menyatakan mereka ingin PM bertahan. Dukungan bagi kabinetnya merosot menjadi 29 persen, turun 6,8 poin dari survei awal Juni lalu.

Kubu Abe tidak otomatis disingkirkan dari pemerintah akibat kekalahan itu karena kelompok itu memiliki mayoritas besar di majelis rendah yang lebih berpengaruh. Selain itu, kurangnya pengganti yang cocok dalam Partai Demokrat Liberal (LDP) mungkin membantunya bertahan.

"Saya akan menerima kecaman apa pun dan melakukan yang terbaik untuk menunjukkan hasil," jelas Abe kepada wartawan.

Kepala Sekretaris Kabinet Yasuhisa Shiozaki, orang kepercayaan Abe, mengakui bahwa dua eksekutif partai pada satu pertemuan, kemarin, mempertanyakan niat Abe untuk tetap bertahan.

Jajak Kyodo menunjukkan dukungan terhadap LDP merosot di bawah Partai Demokrasi yang oposisi untuk kali pertama sejak 2004. Ketua Partai Demokrasi Ichiro Ozawa mendesak Abe agar mundur. "Mereka berusaha mempertahankan kabinet meski kehilangan mayoritas suara," kata Ozawa pada pertemuan eksekutif partai. "Publik tidak memahami keegoisan seperti itu."(rtr-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA