| Selasa, 31 Juli 2007 | OLAHRAGA |
Chrisjon Tak Targetkan KOBANYUWANGI - Pelatih juara dunia kelas bulu WBA asal Indonesia Johanes Christian John (Chrisjon), Craig Christian, tak menargetkan petinjunya untuk meng-KO calon lawannya, Zaiki Takemoto. Alasannya, persiapan Takemoto lebih lama dan pukulan-pukulannya lebih keras. "Namun, dia (Chrisjon, red) pasti akan menang pada ronde ke-13," kata Craig menjawab Suara Merdeka, secara bergurau, kemarin. Artinya, Chrisjon diyakini akan menang angka setelah bertarung habis-habisan selama 12 ronde. Untuk itulah, Craig memfokuskan petinju asuhannya untuk sparring partner guna menghadapi pertarungan 12 ronde. Seperti yang dia lakukan di Sasana Mirah Boxing Camp Banyuwangi kemarin pagi, pemilik Harry's Gym Perth Australia tersebut melatih tanding Chrisjon dengan Joey De Richardo (Indonesia) dan Jackson Asiku asal Uganda. Latih tanding dengan keduanya dilakukan selama delapan ronde. Setiap petinju empat ronde. Sore harinya, porsi latihan masih sama. Fokus 12 Ronde Pukulan-pukulan Chrisjon, dinilai Joey De Richardo makin mantap dan tambah keras, terutama pada pukulan jab dan straight. Dia pun sempat merasakan kerasnya dua jenis pukulan tersebut dengan keras pula. "Saya yakin Chrisjon akan menang. Namun, saya tak berani memastikan dia akan mengalahkan lawannya tersebut pada ronde ke berapa, sebab pukulan-pukulan calon lawannya juga bagus," ujar Joey usai latih tanding. Dikatakan Joey, persiapan Chrisjon sendiri untuk mempertahankan gelarnya di Kobe Jepang, 19 Agustus mendatang, lebih bagus dibandingkan saat tanding dengan lawan-lawan sebelumnya. Hal itu, juga dirasakan Joey sendiri saat ikut latihan di Harry's Gym Pert Australia selama dua pekan. Dia berada di Australia atas permintaan pelatih Chrisjon tersebut. "Porsi latihan di Australia lebih ketat. Untuk menambah kekuatan otot-otot tertentu, semuanya ada. Namun, hal tersebut dilakukan Chrisjon dengan senang hati karena dia memang punya tekad tinggi untuk mempertahankan gelarnya. Dia termasuk petinju yang punya disiplin tinggi," sambung Joey. Dengan persiapan yang matang, Chrisjon merasa mantap untuk mampu mengalahkan Takemoto. "Seperti dikatakan Craig, saya harus fokus untuk bertanding selama 12 ronde. Sebab, calon lawan pun tak kalah kuatnya. Pukulan-pukulannya mantap dan keras. Latihan dia pun lebih lama," tandas Chrisjon. Sebelum latih tanding, Chrisjon melakukan pemanasan selama 30 menit. Selain dia, tampak ikut pemanasan empat petinju yang menjadi lawan latihnya. Selain Joey De Richardo dan Jackson Asiku, tampak pula Ryan Langham dan William Kikket, keduanya dari Harry's Gym Perth Australia. (A2-28) |