| Selasa, 31 Juli 2007 | SEMARANG |
Setahun Tak Hamil, Periksakan KesuburanPASANGAN suami istri (pasutri) mana yang tak ingin lekas punya anak? Semua pasti ingin. Apalagi jika baru menikah, pasti sudah tak sabar ingin menimang si kecil. Memang kehadiran anak yang menjadi buah hati orang tua adalah kehendak Tuhan YME. Namun lantas bagaimana dengan mereka yang telah menikah selama bertahun-tahun tapi belum juga dikaruniai sang buah hati? Menurut dr Fadjar Siswanto SpOG dalam seminar bertajuk "Ingin Hamil?" di Auditorium RS Telogorejo, baru-baru ini, jika setelah setahun tak kunjung hamil, sebaiknya segera berkonsultasi dan periksakan kesuburan. "Tak hanya perempuan yang harus periksa, laki-laki pun demikian. Biasanya, suami maupun istri takut dan malas periksa kesuburan," ujar dia. Ia menjelaskan, syarat subur bagi suami yang ingin memiliki anak antara lain memiliki buah zakar (skrotum) yang bisa menghasilkan sperma normal, saluran sperma tidak tersumbat, mampu ereksi dan ejakulasi sehingga bisa melakukan penetrasi secara sempurna. "Memiliki testis satu buah tidak mengapa, asal bisa menghasilkan sperma yang berkualitas," jelasnya. Syarat subur bagi seorang istri antara lain, memiliki masa menstruasi teratur. "Menstruasi yang normal paling lama sepuluh hari, dengan siklus setiap 26-32 hari sekali. Darah yang keluar harus hancur, tidak dalam bentuk menggumpal," imbuhnya. Jika hanya memiliki indung telur dan saluran telur (tuba fallopi) satu buah saja, seorang wanita tetap bisa hamil. Asal indung telur mampu menghasilkan sel telur yang baik dan salurannya berfungsi baik pula. Untuk para suami, imbuh dia, sebaiknya hindari memakai celana jins atau ketat. Karena suhu buah zakar akan menjadi panas. Dan dalam suhu yang panas buah zakar tidak dapat memproduksi sperma. (Fani Ayudea-56) |