logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 31 Juli 2007 SEMARANG
Line

Satpol PP Beri Waktu 3 X 24 Jam

  • Gubuk Liar di Terboyo

SEMARANG- Petugas Satpol PP Kota memberikan batas waktu 3 X 24 jam kepada pemilik gubuk liar di kawasan Terminal Induk Terboyo untuk membongkarnya. Jika tidak, puluhan gubuk tersebut akan dibongkar paksa oleh petugas. Demikian ungkap Kabid Operasional Satpol PP Kota Semarang, Sumarjo SH saat dihubungi melalui telepon, kemarin.

''Kami memberikan kesempatan untuk membongkar gubug itu oleh masing-masing pemiliknya. Namun hingga hari ini (kemarin- Red), gubuk-gubuk itu masih ada. Mereka sudah diperingatkan, dalam tiga hari ke depan petugas akan membongkar paksa bangunan tersebut,'' kata dia.

Seperti pernah diberitakan, puluhan gubuk liar yang menjamur di sepanjang jalan sebelah barat Terminal Induk Terboyo membuat kondisi kawasan itu terlihat kumuh dan semrawut. Kondisi itu banyak dikeluhkan sejumlah penumpang yang memasuki terminal. Gubuk-gubuk yang tepatnya berada di depan kantor PT Siba itu digunakan untuk berjualan makanan, tambal ban, dan sebagian lainnya tidak digunakan untuk berdagang.

Sumarjo menerangkan, kemarin petugas Satpol PP membongkar lima gubuk yang tidak dihuni atau tidak ada pemiliknya. ''Pembongkaran dilakukan pada lima gubuk yang tidak ada pemiliknya. Lainnya, mereka diberi surat peringatan resmi bahwa pembongkaran akan segera dilakukan,'' tegas dia. Ditanya apakah kawasan itu merupakan daerah bebas PKL, Sumarjo mengatakan tidak. ''Disitu boleh digunakan berjualan. Namun, sistemnya harus menggunakan tenda yang bisa dibongkar pasang. Bukan bangunan semipermanen seperti itu,'' ungkapnya.

Kepala UPT Terboyo, Ganin Bimantoro mengatakan, gubuk-gubuk liar itu mengganggu arus lalu lintas bus masuk keluar terminal.

''Keamanan terminal juga menjadi terganggu,'' kata dia. Ganin menjelaskan, bangunan-bangunan tersebut pada malam hari kerap digunakan sejumlah orang untuk tempat mabuk-mabukan.

Terlepas dari masalah gubuk liar itu, pihaknya menyatakan perbaikan dan renovasi Terminal Induk Terboyo saat ini terus dilakukan. Di antaranya, penambahan 5 titik tiang listrik dan 21 titik lampu. Selain itu, plafon dan lantai keramik yang rusak juga diganti. (H40, H23-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA