| Selasa, 31 Juli 2007 | SEMARANG |
Penghijauan Pakai Pohon BuahKawasan Kota Atas DievaluasiSEMARANG - Kawasan Kota Semarang bagian atas terus mendapat sorotan. Baru-baru ini, Bappeda mengevaluasi luasan ruang terbuka yang diidentifikasi menjadi lima kawasan. Sesuai peruntukan, Pemkot menentukan jenis pohon yang akan ditanam. Di sisi lain, penghijauan di seluruh kawasan dipastikan tetap menggunakan sejumlah jenis pohon buah-buahan. Sesuai Rencana Tata Ruang Hijau (RTRH), lima kawasan itu meliputi, permukiman dengan kepadatan sedang-tinggi yakni di Kecamatan Gajahmungkur, Candisari, Tugu, dan Ngaliyan; permukiman kepadatan rendah-sedang mencakup Tembalang, Banyumanik, Mijen, dan Gunungpati; serta kawasan untuk fasilitas pelayanan umum, pendidikan, perdagangan, dan jasa lokal terdiri atas Kecamatan Gajahmungkur, Candisari, Ngaliyan, Tembalang, Banyumanik, Mijen, dan Gunungpati. Dua wilayah lain adalah kawasan industri dan industri rumah tangga meliputi Kecamatan Mijen; serta kawasan lindung mencakup Mijen, Gunungpati, Tembalang, dan Banyumanik. ''Fungsi tata ruang hijau di kawasan itu disesuaikan dengan kawasan peruntukannya. Di kawasan lindung misalnya, dimaksudkan sebagai penahan erosi dan tanah longsor,'' kata Kabid Pembangunan III Bappeda Kota M Farchan. Dia mengatakan, metode penanaman kawasan lindung dilakukan secara khusus, meliputi model linear, zonasi, zig-zag, dan terasering. Model itu berbeda dengan metode di perumahan yang hanya menggunakan linear, blok, dan zonasi. Di beberapa kawasan, fungsi tata ruang hijau selain sebagai peneduh, estetika lingkungan, dan suplai oksigen, juga untuk mengatasi genangan dan mengurangi kebisingan/suara. Misalnya, ruang hijau di kawasan industri dan industri rumah tangga. Sebagaimana direncanakan, pohon buah akan menjadi jenis tumbuhan yang digunakan untuk ruang terbuka hijau. Di kawasan permukiman umpamanya, tumbuhan buah yang dimanfaatkan adalah nangka, kresen, sawo ijo, kelengkeng, jambu air, rambutan, durian, dan kedondong. Di kawasan lindung meliputi durian, rambutan, alpukat, srikaya, sirsak, sawo kecik, kresen, jambu air, jambu mete, dan nangka. (H12,H9-62) |