| Selasa, 31 Juli 2007 | BANYUMAS |
Operasi HAKI Diduga Bocor
PURWOKERTO-Ribuan keping VCD dan delapan unit komputer bajakan disita jajaran Polres Banyumas dalam Operasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Sabtu (28/7). VCD dan komputer bajakan itu disita dari 15 tempat penjualan yang tersebar di Kabupaten Banyumas. Kapolres Banyumas, AKBP Suherman kemarin mengatakan, barang bajakan tersebut kini diamankan di Polres sebagai barang bukti. Polisi belum menentukan siapa tersangkanya karena masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Dia mengatakan, lokasi operasi HAKI itu di antaranya di Kecamatan Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, Cilongok, Wangon, Jatilawang, Banyumas dan Sumpiuh. VCD bajakan yang disita berisi lagu-lagu pop, dangdut ataupun barat serta film. Komputer Kapolres menambahkan, ketika anak buahnya turun melakukan operasi, tempat-tempat yang jadi sasaran ternyata sudah banyak yang tutup. Terutama tempat penjualan VCD bajakan dan komputer 'jangkrik' (rakitan). ''Ada kemungkinan operasi bocor. Sebab sebelum operasi para pedagang sudah ada yang tahu sehingga mereka menutup tempat jualannya. VCD dan komputer bajakan yang disita sebagian besar dari pedagang yang ada di pinggiran kota,'' ujarnya. Meski saat operasi banyak pedagang yang tak buka, operasi HAKI akan terus dilanjutkan. Razia tak hanya dilakukan saat digelarnya Operasi HAKI Candi 2007, tapi dilanjut dengan operasi rutin. Dia mengungkapkan pembajakan merupakan tindakan melawan hukum sebagaimana diatur UU HAKI Nomor 19 Tahun 2002. Perbuatan pemalsuan atau pembajakan tersebut ancaman hukumannya mencapai lima tahun dan atau denda hingga Rp 500 juta. (G23-55) |