SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Sabtu, 28 Juli 2007

Dirjen Pengelolaan Lahan Lahan dan Air Ir Hilman Manan mengingatkan, dari seluruh wilayah Indonesia, cadangan air di Pulau Jawa paling kritis. Hutan yang ada tinggal 15-20 persen sehingga dikhawatirkan akan menjadi masalah dalam beberapa tahun ke depan. Semakin kecil debit air dalam tanah maka permukaan tanah menjadi lebih keras, sehingga air hujan tidak lagi bisa terserap tanah melainkan langsung mengalir menuju laut. Jika tak ada upaya yang lebih serius menghadapi masalah tersebut maka pulau ini akan terancam kekeringan yang semakin meluas setiap tahunnya. 

Ketika penduduk Bagdad bersuka cita merayakan keberhasilan kesebelasan nasionalnya lolos ke final Piala Asia 2007, jutaan warga Irak lainnya menyaksikan jejak bersejarah itu melalui televisi dari Turki, Lebanon, Yordania, dan negara-negara Timur Tengah. Sejak April lalu, sekitar empat juta warga Irak mengungsi di berbagai belahan dunia, dan sebagian telantar. Gelombang pengungsian terjadi sebelum invasi Amerika Serikat dan sekutunya pada 2003, sebagian lainnya setelah serangan yang menumbangkan rezim Saddam Hussein itu. Apalagi setelah pertikaian antarsekte memorakporandakan tatanan kehidupan di sana.

MENURUT rencana, Sabtu 28 Juli 2007, di Hotel Patra Jasa akan diselenggarakan seminar nasional dengan tema "Refleksi 10 Tahun Krisis Moneter: Revitalisasi Pertanian versus Industrilalisasi?". Akan hadir sebagai pembicara, wakil dari Menteri Keuangan, Prof Dr Ir Bungaran Saragih, Dr Sri Adiningsih, Prof Dr Miyasto, dan Revirosond Baswir. Seminar yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FE Undip tersebut merupakan upaya untuk meneliti kembali apakah kebijakan ekonomi setelah berlangsungnya 10 tahun krisis ekonomi telah berada pada jalur yang tepat.

SEBANYAK 81,8 persen masyarakat Indonesia menginginkan calon independen maju dalam pemilihan presiden atau pemilihan kepala daerah (pilkada). Berdasarkan hasil survei nasional Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda, sejumlah responden menganggap kehadiran calon independen perlu untuk menghindari terjadinya politik uang (money politics) dalam memperoleh pintu masuk lewat parpol. Menurut berita yang dikutip salah satu media 13 Juli 2007 itu, beberapa responden juga berpendapat saat ini lebih banyak kader pemimpin yang berkualitas, amanah, dan ikhlas di luar parpol.

SETELAH melalui persidangan yang panjang dan melelahkan, akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan calon independen dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

Saya tidak tahu berapa persisnya angka pengangguran di negeri tercinta ini. Namun dari berbagai sumber paling tidak ada puluhan juta orang penganggur.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA