| Sabtu, 28 Juli 2007 | SALA |
Kecewa, Satgas PDI-P Gantung SeragamSRAGEN- Merasa tidak pernah diperhatikan Ketua DPC PDIP, Suharjo, sejumlah satgas partai berlambang kepala banteng mencereng Sragen menggelar aksi unjuk rasa. Mereka melepas baju satgas dan memaku seragam kebanggaan itu di pilar kayu dan di tembok Kantor DPC PDI-P yang baru di JL WR Soepratman, Kampung Beloran, Sragen. Sekitar 40 stel baju satgas itu ada yang dipajang di pohon pisang dan pagar atau papan nama partai. "Kami kecewa karena tidak pernah mendapat perhatian pengurus DPC," tutur Sekretaris Satgas, Irvan Setyana, kemarin. Irvan bersama delapan satgas datang ke kantor pukul 08.00, sebelum para pengurus ngantor. Mereka menempelkan poster dan baju satgas. Di antara poster bertuliskan: "Pak De Harjo (Ketua DPC, Suharjo-red) satgasmu lari semua". Ada juga tulisan "1/2 satgas lari ke partai lain dan 1/2 satgas lain bingung", serta "Habis manis, Satgas terbuang". Aksi para satgas itu dikhawatirkan memicu perpecahan di tubuh partai. Pasalnya, sesuai kultur partai banyak satgas yang memiliki hubungan erat dengan pengurus partai maupun dengan pengurus di tingkat DPD. Tidak jarang sebelum aksi para satgas menceriterakan keluhan mereka ke sejumlah pengurus partai baik di tingkat DPC maupun DPD. Setiap masalah biasanya bisa diredam dan tidak sampai muncul aksi. "Kalau ternyata saat ini sudah ada aksi satgas, berarti persoalan di tubuh DPC tidak bisa dianggap enteng," tutur kader partai yang menolak dikutip namanya. Sekretaris PAC Gondang, Diun Arifin yang ikut melakukan aksi menggantungkan baju satgas menyesalkan sikap pengurus DPC di bawah kepemimpinan Suharjo. Dikatakan selama ini satgas merasa dipinggirkan dan tidak pernah mendapat perhatian. Wajar "Kami melakukan aksi bisu dan gantung baju satgas," tuturnya sambil menstarter motor meninggalkan kantor partai. Wakil Ketua DPC, Sunarto menyayangkan aksi itu. Meski demikian, Sunarto masih menganggap aksi itu merupakan dinamika yang wajar terjadi di tubuh partai politik dan harus disikapi secara bijaksana. "Apa to keinginan teman-teman itu? Saya akan mengklarifikasi sekaligus mengajak berdialog," tutur Sunarto tokoh yang baru bergabung di tubuh partai itu. Aksi itu akan disikapinya secara proporsional, sepanjang bersikap korektif yang membangun untuk kemajuan partai. Terpisah, Ketua DPC, Suharjo langsung memerintahkan pengurus partai dan petugas sekretariat kantor partai untuk mencopoti poster maupun baju satgas. Suharjo bahkan sudah melaporkan masalah unjuk rasa itu ke polisi. Empat anggota Intelkam Polres dipimpin Iptu Bambang langsung meluncur ke kantor partai. Namun polisi tidak bisa berbuat banyak, karena pengunjuk rasa tidak melakukan aksi perusakan. Bahkan, poster yang semula dipasang, tidak bernada menghasut atau provokatif. (nin-50) |