| Sabtu, 28 Juli 2007 | NASIONAL |
Api Menjalar ke Blok LainSURABAYA- Kebakaran besar di Pasar Turi hingga semalam belum bisa dipadamkan. Kejadian tersebut telah berlangsung sekitar 35 jam. Hingga Jum'at (27/7) siang, jumlah bangunan yang terbakar sekitar 1.600 kios, dengan kerugian mencapai Rp 80 miliar. Api kini menjalar ke blok H yang berlokasi di atas blok A, tempat asal kebakaran di pasar tradisional terbesar di Jatim itu. Dari pantauan, sekitar pukul 17.00, kobaran api masih tetap menyala. Kepulan asap hitam dan putih kecoklatan membubung tinggi ke angkasa. Api terlihat jelas dari kawasan kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan Surabaya. Sebelum menjalar ke blok H, pedagang yang mengevakuasi barang dagangannya memperkirakan api telah padam. Kenyataannya, ketika proses evakuasi barang berlangsung, api justru membesar. Pedagang lebih cepat mengemasi barang dagangannya. "Kok aneh, api nggak mati-mati, pemkot (PMK) lambat," ujar Abdullah, salah seorang pedagang. Kebakaran hebat di pasar tradisional terbesar di Jatim itu merupakan kali ketiga. Masing-masing kejadian kebakaran mengakibatkan kerugian besar. Pertama terjadi pada tahun 1950 dan kedua tahun 1978. Setelah peristiwa kedua, Pasar Turi mengalami renovasi besar-besaran. Namun pada 27 Juli lalu terbakar lagi. Proses pemadaman yang berlangsung lama dan sangat pelik di Pasar Turi, karena kondisi kios di pasar tersebut sangat padat. Selain itu, sistem hidran di tempat itu tak berjalan baik. (G14-46) |