logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 28 Juli 2007 MURIA
Line

Jembatan Waduk Gembong Rusak

PATI - Jembatan kayu yang terpasang pada saluran pelimpah Waduk Seloromo di Desa/Kecamatan Gembong, Pati, kini dalam kondisi rusak parah. Banyak "deplank" (papan) kayu, untuk badan jembatan itu yang keropos dimakan usia.

Seorang warga yang bertempat tinggal di sekitar waduk itu, Pinggir (50), menuturkan, tiap hari banyak pengendara motor yang melintas di atas jembatan itu. Sebab, pada ruas jalan yang juga memanfaatkan tanggul waduk, adalah mengubungkan Desa Gembong dan Pohgading.

Dengan demikian, ruas jalan yang terdapat jembatan pada saluran pelimpah waduk itu lebih tepat bila disebut sebagai jalan poros desa. Apalagi, setelah dari Pohgading juga bisa menghubungkan dengan desa sekitar, seperti Ketanggan, dan Sitiluhur, di wilayah kecamatan setempat.

Karena itu, pihaknya sangat menyayangkan, jika kerusakan pada jembatan dan jalan di atas tanggul waduk yang sudah terjadi cukup lama itu tidak pernah mendapat perhatian. Alasannya, jembatan dan jalan itu merupakan fasilitas waduk, sehingga mewenang untuk memperbaiki ada pada pihak Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) di Kudus. Jika bicara soal kewenangan yang menyangkut masalah fasilitas umum, seharusnya tidak saling menunggu. "Pemkab Pati asal mempunyai kepedulian, seharusnya bisa segera memperbaiki,"ujarnya.

Poros Desa

Sebab, katanya lagi, sejumlah warga sudah berulang kali mengungkapkan keluhannya karena untuk bisa melintas di jembatan itu pengendara motor terpaksa menunggu. Hal tersebut untuk menghindari badan jembatan yang kayunya sudah keropos.

Bahkan, keluhan tersebut juga sudah diungkapkan lewat rubrik "Piye Cah" Suara Muria, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan. "Seharusnya, Pemkab tanggap bahwa fasilitas umum itu fungsinya bukan hanya untuk kepentingan waduk semata.

Petugas Bagian Eksploitasi Subdin Pengairan Diskimpras Kabupaten Pati, Sunardi ST mengatakan, pihaknya akan segera mengirim personel untuk melakukan pengecekan di lapangan. "Usulan perbaikan ke PSDA maupun ke Pemkab sampai saat ini memang belum ada," jelas Sunardi. (ad-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA