| Sabtu, 28 Juli 2007 | SEMARANG |
Air 11 Sumur di Krajan MelimpahGROBOGAN-Warga Desa Selo Kecamatan Tawangharjo mulai memanfaatkan sejumlah sumur yang airnya masih melimpah, menyusul datangnya musim kemarau. Warga umumnya mendatangi sumur di Dusun Krajan Desa Selo yang airnya melimpah sepanjang tahun. Seperti diceritakan Mulyono kemarin. Dia membeli air di sumur milik Murdiyin warga Dusun Krajan. Mulyono membeli enam jerigen air setiap hari untuk keperluan rumah tangga. Cukup murah, satu jerigen berisi 40 liter air hanya dibayar Rp 200. Air itu dibawanya pulang menggunakan sepeda angin. ''Bagaimana lagi, sumur saya sudah mulai kering,'' tutur dia. Pedagang Air Sementara di sumur milik H Marmin pedagang air terlihat antre di tempat itu. Menggunakan angkutan bak terbuka, sekitar 50 jerigen air siap diantar ke sejumlah tempat. Menurut Suwardi, pemilik angkutan, air akan dibawa ke sejumlah desa seperti Jono, Mayahan, Sambirejo, Panunggalan, dan Jambon. Tiga desa terakhir berada diluar Kecamatan Tawangharjo. Ketua RT 2/RW 3 Dusun Krajan, Suhadi Muslim, mengakui jika di musim kemarau sejumlah sumur di tempatnya menjadi pilihan mencari air bersih. Menurut dia, sedikitnya ada sekitar 11 sumur yang airnya selalu melimpah sepanjang tahun. Terpisah, Direktur PDAM Purwodadi Ir Mulyadi SP menyatakan, telah melakukan pengiriman air bersih ke sejumlah tempat. Menurut dia, 10 armada truk tangki disiapkan untuk mengatasi kebutuhan air bersih di sejumlah daerah rawan kekeringan. Setiap armada berkapasitas 6.400 liter dan siap dikirim sesuai kebutuhan. ''Seharusnya dimulai pada bulan Agustus nanti, namun karena banyaknya permintaan kita mulai dari sekarang,'' jelas dia. (H41-16) |