logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 28 Juli 2007 KEDU & DIY
Line

Mengaku Anak Buah Abu Dujana

Teror Bom di Akper Panti Rapih

SLEMAN - Seorang laki-laki yang mengaku sebagai anak buah teroris Abu Dujana, kemarin (27/7), melancarkan teror terhadap pengelola Akademi Keperawatan (Akper) Panti Rapih. Melalui telepon manual, orang itu mengaku telah meletakkan bom di bangunan kampus di kawasan Jl Kaliurang Km 14, Yogyakarta. Setelah sekitar dua jam menyisir bangunan tiga lantai itu, petugas Gegana Polda DIY tidak menemukan bahan peledak apa pun.

''Tidak ada dan kami tidak menemukan apa-apa,'' ujar Kabag Ops Polres Sleman Kompol Kristiono menjawab pertanyaan wartawan. Namun informasi tentang adanya bahan peledak itu sempat menimbulkan kepanikan di kampus tersebut. Sejumlah mahasiswa yang sedang praktik laboratorium dan kuliah di lantai satu dan dua ataupun di asrama di lantai tiga berhamburan keluar ketika petugas mengevakuasi mereka.

Menurut petugas jaga kampus itu, Gondo Prayitno (38), pesan lewat telepon itu diterimanya sekitar pukul 08.00. Si penelepon meminta kampus dikosongkan karena sebentar lagi akan diledakkan. Mulanya dia mengingatkan penelepon untuk tidak main-main dan jangan sembrono. Jawaban ini justru dibalas dengan peringatan agar Gondo tidak macam-macam karena orang tersebut malamnya telah meletakkan bahan peledak di lantai dua.

Setelah telepon dimatikan, dia segera melaporkan ancaman itu ke Polsek Ngemplak yang selanjutnya meneruskan ke Polres Sleman dan Tim Gegana Polda DIY. Informasi ancaman peledakan segera berkembang cepat dan keberadaan sejumlah petugas di sekitar kampus mengundang perhatian warga. Sampai petang kemarin kawasan kampus calon perawat itu masih dijaga petugas gabungan Polsek Ngemplak dan Polres Sleman. (P58-70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA