logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 28 Juli 2007 EKONOMI
Line

BRI Bukukan Laba Bersih Rp 2,35 Triliun

JAKARTA-Sampai dengan semester I 2007 Bank BRI berhasil membukukan laba bersih Rp 2,35 triliun atau mengalami peningkatan 17,43% dibanding laba bersih periode yang sama 2006. Besarnya laba bersih ini tak lepas dari program undian ''Untung Beliung'' yang berhasil menggaet 370 ribu nasabah baru dengan total dana terhimpun Rp 3 triliun.

Direktur Operasional Sarwono Sudirto mengungkapkan meningkatnya kinerja BRI pada paruh pertama 2007 antara lain ditopang naiknya pendapatan bunga dari Rp 10,61 triliun pada semester I-2006 menjadi Rp 11,28 triliun.

''Sebagian besar pendapatan bunga diperoleh dari penyaluran kredit yang menyumbang 77,29% dari total pendapatan bunga. Sedangkan bunga obligasi rekap semakin turun, yakni hanya 9,52%,'' kata Sarwono pada paparan kinerja BRI di Jakarta, Jumat (27/7).

Di sisi lain beban bunga turun 10,24% dari Rp 3,51 triliun menjadi Rp 3,15 triliun. Dengan hasil ini pendapatan bunga bersih (NII) BRI sampai dengan triwulan II 2007 tercatat Rp 8,12 triliun, naik 21,5% dibanding periode yang sama tahun lalu, Rp 6,68 triliun.

Dari segi total aset, bank BUMN ini mencatat pertumbuhan 24,39% dari Rp 135,15 triliun menjadi Rp 168,12 triliun. Ekuitas bertambah 24,04% dari Rp 13,82 triliun menjadi Rp 17,14 triliun, sedang return on assets (ROA) sebelum pajak tercatat 4,29%, di atas ketentuan bank jangkar, 1,5%.

Hingga semester I total kredit yang disalurkan BRI tercatat sebesar Rp 98,77 triliun atau naik 20% dibanding periode yang sama 2006, Rp 82,26 triliun. Rinciannya, kredit ke sektor korporasi Rp 14,07 triliun, kredit menengah Rp 6,8 triliun, kredit mikro Rp 29,6 triliun dan kredit ritel Rp 48,1 triliun.

Di sektor pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun sampai semester I tercatat Rp 135,8 triliun atau meningkat 25,90 trilun dibanding DPK periode yang sama 2006 yang sebesar Rp 107,87 triliun. Tabungan masih memberi kontribusi terbesar dengan Rp 60,63 triliun (44,65%), disusul deposito Rp 49,18 triliun (36,22%), dan giro Rp 25,98 triliun (19,13%). (A20-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA