| Sabtu, 28 Juli 2007 | BUDAYA |
SELEBRITICalon Wali KotaCERAI tak berarti harus berakhir dengan dendam. Tali silaturahmi tetap harus terjaga. Keputusan Dewi Yull mengajukan diri sebagai salah satu calon Wali Kota Cirebon, bukan serta merta atas keputusannya sendiri. Dukungan, pertimbangan, dan saran dari mantan suami, Ray Sahetapy, cukup memantapkan wanita berdarah biru dari Keraton Cirebon itu untuk meraih kursi nomor satu di kota paling timur Provinsi Jawa Barat tersebut. ''Sekarang ini saya bolak-balik Jakarta-Cirebon untuk sosialisasi,'' ujarnya. Kabarnya partai pemenang pemilu 2004 lalu tengah digandeng untuk mensukseskan hajatan ibu empat anak tersebut. ''Anak-anak dan Bang Ray ikut mendukung,'' imbuhnya. Tekad Dewi untuk menjadi pemimpin masyarakat Cirebon sepertinya sudah bulat. Walau ia berdarah biru bukan berarti mengesampingkan rakyat. Baginya, grassroots atau kalangan rakyat bawah merupakan hal yang penting. Merekalah yang akan menentukan layak atau tidak dia sebagai pemimpin. Untuk itu Dewi sekarang disibukkan untuk turun ke bawah melalui pengajian-pengajian yang memang merupakan salah satu aktivitas rutin sebelum Dewi menyatakan akan mencalonkan diri. (kl-45) |