logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 Juli 2007 SALA
Line

LINTAS DAERAH

Ketersediaan Benih Padi Unggul

WONOGIRI - Pemerintah Provinsi Jateng baru mampu mencukupi 70 persen (35.817 ton) kebutuhan total petani akan benih padi unggul bermutu. Kebutuhan seluruhnya adalah 42.000 ton setiap tahun.

Kepala Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Jateng Ir Sunardi mengungkapkan hal itu, Selasa (24/7) kemarin, saat menyaksikan panen padi penangkaran benih dasar (BD) berlabel putih varietas IR 64.

Panen tersebut berlangsung di areal persawahan milik Balai Benih Pertanian (BBP) Dewi Sri di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Panen perdana tersebut ditandai dengan pemetikan padi untuk kepentingan ubinan (perhitungan produksi).

Sunardi menegaskan, angka 70 persen itu tercatat paling tinggi di seluruh Indonesia. ''Sebab, tingkat pencukupan rata-rata nasional baru 40 persen,'' katanya.

Dia menambahkan, hasil panen penangkaran BD itu tidak boleh langsung dijual kepada petani. Sebagai generasi kedua dari benih pemuiaan, ia harus ditangkarkan dulu di kebun bibit untuk menghasilkan benih penangkaran (BP) untuk petani. (P27-67)

Oven Pabrik Mebel Terbakar

SUKOHARJO - Bangunan oven untuk mengeringkan kayu milik CV Woodstock di Jalan Songgobumi, Desa Manang, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, terbakar habis, Selasa (24/7) kemarin.

Kebakaran diduga terjadi akibat percikan api ke kayu mahoni yang sedang diproses dalam oven tersebut. Tidak ada korban jiwa. Kerugian diperkirakan Rp 40 juta.

Anik Sutiani, staf CV Woodstock yang mengetahui kejadian itu kali pertama, mengatakan api mulai membakar oven sekitar pukul 09.45. ''Saat itu saya sedang di luar ruangan. Saya melihat asap membubung tinggi di atap bangunan oven,'' katanya.

Dia langsung berteriak-teriak memberitahukan para karyawan lain. Namun, api sudah berkobar besar di bagian dalam bangunan oven. Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Beberapa saat kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Sukoharjo dan satu unit dari Solo tiba. Sekitar pukul 10.30, api di bangunan berukuran 4 x 5 meter itu berhasil dipadamkan.(H44-58)

City Walk Jauh dari Harapan

SOLO - Proyek city walk yang kini tengah digarap Pemkot Surakarta dinilai masih terlalu dini dan kurang memperhitungkan segala perangkat pendukungnya. Sehingga tujuan utama untuk bisa menarik masyarakat dan mengikatnya masih jauh dari harapan.

Menurut Kusumastuti MURP, pengamat tata ruang kota dan wilayah dari Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), beberapa contoh di daerah lain seperti di Yogyakarta, city walk melewati berbagai tempat atau lokasi yang mempuyai nilai sejarah dan nuansa wisata. Sehingga bisa mengikat para pemakainya. (F5,hr-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA