logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 Juli 2007 SALA
Line

Bus Angkutan Massal Akan Dioperasikan

  • Berhenti di Halte Khusus

SOLO- Era baru dalam dunia transportasi darat di Kota Solo, direncanakan mulai tahun ini. Sarana transportasi umum di Solo akan bertambah dengan dioperasikannya mass rapid transit (MRT/moda transportasi massal cepat).

"Ya, kalau di Jakarta seperti busway. Program itu merupakan kerjasama Pemkot dengan Departemen Perhubungan untuk meningkatkan pelayanan angkutan umum," kata Kepala Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ), Drs Y Herman Sudrajad, kemarin.

Selama ini, pelayanan angkutan umum di Solo seperti mikrobus dan bus perkotaan atau perbatasan dirasa masih kurang menjangkau beberapa jalur tertentu.

"Misalnya, masih ada kebutuhan angkutan umum massal dari dan ke Bandara Adi Sumarmo. Selama ini untuk keluar dari bandara digunakan taksi yang dikelola koperasi AU. Sedang untuk ke bandara bisa dilayani taksi dari dalam Kota Solo," ujarnya.

Selama ini banyak komplain dari sejumlah penumpang pesawat terbang yang merasa kesulitan untuk meneruskan perjalanan sesampainya di Bandara Adi Sumarmo. Selain tidak ada rute yang tetap, tarif taksi di bandara dirasakan cukup tinggi untuk ukuran warga Solo. Komplain atau pengaduan itu banyak datang dari penumpang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang turun di Bandara Adi Sumarmo.

"Busway itu nantinya akan dioperasikan dengan rute dari dan ke bandara serta melingkari Kota Solo. Ada 10 unit yang siap dioperasikan untuk tahap awal dari Departemen Perhubungan," tambahnya.

Sejenis Patas

Angkutan umum massal itu, kata Herman, sejenis bus patas dengan fasilitas AC dan recleaning set. Rutenya akan melewati halte yang sudah ditentukan sebelumnya, tidak bisa berhenti di sembarang tempat.

Harga tiket atau karcisnya akan berbeda dengan bus pada umumnya. "Yang pasti tidak menggunakan jalur jalan khusus seperti busway di Jakarta. Solo belum mempunyai jalan yang siap untuk itu."

Dalam proyek itu, pihaknya akan mengajak para pengusaha angkutan umum ikut menanamkan inventasi dalam hal pengelolaannya.

Persoalan transportasi umum di Solo saat ini, menurutnya, kendaraan yang dioperasikan usianya rata-rata sudah 10 tahun lebih dan tidak layak dijalankan.

"Pada perkembangannya nanti, angkutan umum massal seperti busway akan menjadi tuntutan masyarakat yaitu sarana transportasi yang aman, nyaman, dan murah," jelasnya.(sri-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA