logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 Juli 2007 PANTURA
Line

Ibu Bacok Tengkuk Putrinya

  • Sakit Ingatan Kambuh

BATANG-Masyarakat Dusun Siwunut, Desa/Kecamatan Wonotunggal, Batang masih memperbincangkan ulah Siti Pamuji (33) yang tega membacok tengkuk putrinya sendiri, Dian Triyani (6 tahun 6 bulan).

Diduga, perbuatan itu dilakukan karena sakit ingatannya kambuh. Keterangan yang dihimpun menyatakan, Selasa (24/7) sekitar pukul 05.00 Casmat (38), suami Siti melihat istrinya itu berada di dapur memegang sabit. Diapun merebut sabit itudan kemudian disembunyikan. Setelah itu, Casmat keluar rumah untuk buang air.

Tanpa diketahui suaminya, Siti juga ikut keluar rumah. Dia menuju rumah tetangganya, Kastriyah. Ternyata ibu tiga orang anak Khaerudin (12), Joko Priyono (10), dan Dian Triyani itu meminjam sabit tetangganya.

Setelah memperoleh sabit dia kembali ke rumah dan memanggil Joko Priyono dan Dian yang saat itu masih di kamar. Keduanya disuruh berdiri di ruang tengah. Dan sabit pun langsung dibacokkan ke tengkuk Dian. Seketika terdengar jeritan bocah kecil itu. Sedangkan Joko begitu mengetahui adiknya tersungkur bermandikan darah langsung lari ke luar rumah, tapi ternyata pintunya dikunci.

Sementara itu mendengar jeritan di dalam rumah, Casmat dan Kastriyah langsung mendobrak pintu ruang tengah. Keduanya melihat Dian tergeletak bersimbah darah dan Kastriyah langsung membawanya ke luar rumah. Sedangkan Casmat mendekap istrinya sambil merebut sabit yang dipegangnya. Kemudian, Siti Pamuji diungsikan di rumah familinya.

Luka Sobek

Dian Triani oleh Bripka Sucipto dilarikan ke RSUD Kalisari untuk mendapatkan perawatan. Menurut dokter M Faizun, korban menderita luka sobek sepanjang 11 cm di tengkuk. Selanjutnya korban menjalani operasi.

Kapolsek AKP Sugiyanto mendatangi tempat kejadian perkara (TKP)dan menjemput tersangka untuk dibawa ke Mapolsek. Tersangka didampingi adik kandungnya, Siti Maemunah (29). Dia terlihat gelisah, sebentar duduk kemudian berjalan-jalan.

Berkali-kali Aiptu Soraya yang mengawal sejak dari pengungsian sampai ke Mapolsek menggandengnya untuk kembali ke tempat duduknya.

Tersangka sejak pagi sampai siang kemarin tidak mau diajak bicara. Diperoleh keterangan, Siti Pamuji mengalami sakit ingatan sejak tiga tahun terakhir. Penyakitnya itu kadang kambuh, kadang normal kembali seperti biasa. "Hanya saja, akhir-akhir ini Mbak Siti sering kambuh. Sebenarnya sekarang ini masih dalam taraf pengobatan," ucap Siti Maemunah.

Kapolres AKBP Edi Suroso ketika dikonfirmasi menyatakan, menindaklanjuti keterangan saksi-saksi maupun keluarga pihaknya akan me-ngirim Siti Pamuji ke Rumah Sakit Jiwa di Semarang. "Ini kami lakukan untuk mengetahui kalau tersangka memang mengalami gangguan kejiwaan," tuturnya. (ar-17)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA