| Rabu, 25 Juli 2007 | SEMARANG |
Wakil Bupati Khawatir Merebaknya NarkobaGROBOGAN-Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro mengaku khawatir dengan kemungkinan penyebaran narkoba di wilayah ini. Kekhawatirannya itu disampaikan usai menghadiri Kegiatan Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif di Kantor Badan Keluarga Berencana (KB) Kesejahteraan Sosial (Kesos) kemarin. Bagi dia kecemasan itu beralasan menyusul adanya penangkapan pengedar dan pengguna narkoba yang dilakukan aparat Polres Grobogan. '' Kami sangat apresiatif atas kinerja kepolisian menangkap mereka,'' tutur Icek. Untuk itu, Wabup yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK), meminta koordinasi antarinstansi semakin dipererat. Alasannya pemberantasan terhadap penyalahgunaan narkoba tidak bisa dilakukan tanpa dukungan semua pihak. Perang melawan narkoba, katanya, harus dilakukan sampai kapan pun, dia mengaku perlu ada pengawasan terhadap sejumlah tempat yang berpotensi menjadi penyebaran narkoba. Oleh sebab itu pemkab sangat mendukung operasi pemberantasan penyakit masyarakat yang selama ini digalakkan kepolisian. ''Narkoba harus diperangi sampai kapan pun,'' tutur dia. Pembinaan Kabid Kesos Badan KB dan Kesos setempat Rahayu Ismarwini menambahkan, pihaknya melakukan berbagai hal membantu mengatasi masalah tersebut. Salah satunya dengan melakukan pembinaan terhadap kelompok masyarakat penyandang permasalahan sosial. Penanganan diwujudkan melalui sejumlah program pengentasan penyandang masalah sosial. Seperti yang dilakukan dalam rehabilitasi korban narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napsa). Para remaja korban Napsa dikumpulkan untuk kemudian dilatih hidup mandiri. ''Kami kumpulkan 15 anak yang telah terseleksi untuk dilatih membuka bengkel motor dan las,'' kata dia. Sementara Edi, remaja Kelurahan/ Kecamatan Purwodadi yang menjadi peserta program mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Adanya kesibukan, menurut dia,bisa mengalihkan perhatian terhadap keinginan mencoba narkoba. (H41-16) |