logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 Juli 2007 KEDU & DIY
Line

Waspadai Penipuan Lembaga Komitmen Team

YOGYAKARTA - Gubernur, wali kota, dan bupati diminta tidak memberi bantuan kepada lembaga yang menamakan Lembaga Komitmen Team. Sebab, kata Sudi Silalahi, Menteri Sekretaris Kabinet, lembaga ini telah mengirim surat kepada para pejabat pemerintah pusat dan daerah yang intinya meminta bantuan dana.

Sehubungan dengan hal itu, Menseskab meminta kepada para gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia agar menolak memberi bantuan pada lembaga tersebut.

Permintaan itu disampaikan lewat surat bernomor B-125/Seskab/VII/2007 yang dikirim kepada para gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia. ''Baru hari ini surat dari Menseskab itu kami terima. Dan langsung kami teruskan ke dinas-dinas lain agar menjadi perhatian," kata Kepala Humas Pemerintah Provinsi DIY Alex Syamhuri, Selasa (24/7).

Menurut Sudi, Lembaga Komitmen Team dalam suratnya dapat ditafsirkan berkait dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baik selaku presiden maupun pribadi. Hal itu, lanjutnya, juga bisa ditafsirkan sebagai rekomendasi untuk kepentingan perusahaan atau perorangan tertentu.

Lapor ke Polisi

Lembaga tersebut, sama sekali tidak mempunyai kaitan atau hubungan apa pun dengan Presiden. Untuk itu, para pejabat pemerintah, gubernur, bupati, dan wali kota agar mengabaikan atau tidak perlu menanggapi surat yang berasal dari lembaga serupa dan segera melaporkan ke pihak berwajib.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Depdagri Kausar AS juga mengimbau kepada para gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia untuk waspada atas kemungkinan adanya upaya penipuan oleh oknum yang meminta bantuan dana dengan mengatasnamakan pejabat ataupun lembaga Depdagri. (sgt-70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA