logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 25 Juli 2007 INTERNASIONAL
Line

AS-China Teken Kontrak Nuklir Mutakhir

BEIJING - Perusahaan Westinghouse Electric yang berkantor di Amerika Serikat menandatangani kesepakatan dengan Beijing untuk membangun empat reaktor nuklir berteknologi mutakhir di China timur.

Penandatanganan kontrak itu merupakan bagian dari kesepakatan antara Beijing dan Washington yang dimulai tujuh bulan lalu. Nilai kontrak proyek pembanguan empat reaktor itu diperkirakan mencapai delapan miliar dolar AS (sekitar Rp 72 triliun).

Kerja sama tersebut dipastikan memperbaiki hubungan kedua negara yang berselisih paham mengenai mata uang yuan dan surplus perdagangan China.

"Kontrak yang ditandatangani hari ini akan menghasilkan pembangunan teknologi nuklir maju Amerika di China," kata Presiden Direktur Westinghouse Steve Tritch di Beijing.

Pelaksanaan proyek itu akan dimulai pada 2009. Reaktor pertama dijadwalkan dapat beroperasi pada 2013. Dua tahun kemudian, tiga reaktor lainnya mulai bisa difungsikan.

Proyek tersebut diperkirakan akan menyerap sedikitnya 5.000 tenaga kerja baru di 20 negara bagian AS. Westinghouse adalah anak perusahaan Toshiba Corp milik Jepang.

Menurut rencana, Westinghouse akan membangun empat reaktor berkapasitas 1,1 gigawatt dengan menggunakan desain AP1000. Desain berteknologi maju itu telah diterapkan oleh hampir separo reaktor di seluruh dunia.

Kesepakatan itu akan membuat China masuk dalam kelompok negara elite yang menggunakan teknologi maju pada reaktor nuklirnya. Sebelumnya, teknologi nuklir China tergolong ketinggalan zaman. (rtr-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA