| Rabu, 25 Juli 2007 | INTERNASIONAL |
Amerika-Iran Kembali Berunding soal IrakBAGDAD - Delegasi Amerika Serikat dan Iran melakukan perundingan putaran kedua untuk membahas krisis keamanan Irak, kemarin. Putaran pertama perundingan itu dilangsungkan Mei lalu. Pada saat yang sama, ledakan bom mobil menewaskan 26 orang dan melukai 70 lainnya di pasar Kota Hilla yang mayoritas penduduknya muslim syiah. Sedikitnya 14 toko rusak dan belasan mobil terbakar. Maret lalu, dua aksi pengeboman menewaskan 105 peziarah syiah di kota yang sama. Konflik sektarian dan krisis keamanan di Irak telah mendorong Teheran dan Washington untuk membuat kesepakatan. Padahal, AS dan Iran tidak memiliki hubungan diplomatik sejak 1979. Duta Besar Iran Hassan Kazemi-Qomi dan Duta Besar AS Ryan Crocker bertemu di zona hijau, Bagdad. Tayangan televisi memperlihatkan kedua delegasi dan tim Irak yang dipimpin Perdana Menteri Nuri al-Maliki duduk mengelilingi meja. "Terorisme telah merajalela di semua sektor kehidupan rakyat Irak," kata Maliki dalam pidato pembukaan pertemuan itu. Maliki ditekan oleh Washington untuk memenuhi sejumlah target politik yang bertujuan mewujudkan rekonsiliasi nasional Irak, sebelum Kongres AS menerima laporan mengenai perkembangan negara itu September mendatang. Menteri Luar Negeri Irak Hoshiyar bertemu dengan Crocker dan Kazemi-Qomi secara terpisah di Bagdad, Senin lalu, untuk menyiapkan perundingan tersebut..(rtr-ben-26) |