| Rabu, 25 Juli 2007 | INTERNASIONAL |
Perawat Bulgaria PulangSOFIA - Libia kemarin memulangkan enam pekerja medis Bulgaria yang sebelumnya dituduh menularkan virus AIDS kepada ratusan anak Libia. Beberapa saat sebelumnya, Tripoli mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa (UE) untuk memulihkan hubungan. Lima perawat Bulgaria dan seorang dokter Palestina yang kemudian menjadi warga negara Bulgaria itu tiba di bandara Sofia dengan menggunakan pesawat Prancis. "Saya kini bebas. Saya tahu, kini saya kembali berada di negeri Bulgaria. Namun saya masih tak percaya semua ini bisa terjadi," kata Christiana Valcheva (48), salah seorang perawat itu. Enam pekerja medis itu diterbangkan ke Sofia setelah UE sepakat dengan Libia untuk memberikan bantuan medis dan politik. "Kami berharap dapat terus menormalisasi hubungan dengan Libia. Kerja sama kami dengan Libia selama ini terhambat oleh kasus pekerja medis tersebut," kata Presiden Komisi UE Jose Manuel Barroso. Menteri Luar Negeri Libia Mohammed Abdel-Rahman Shalgam mengatakan, kesepakatan itu membuka jalan bagi kerja sama dan kemitraan penuh antara Tripoli dan Uni Eropa. Sebelumnya Bulgaria, UE, dan Amerika Serikat mengatakan apabila para pekerja medis itu tidak dibebaskan, kasus tersebut akan menghalangi upaya Libia menjalin kerja sama dengan Barat. Shalgam mengatakan, UE setuju untuk menopang biaya lebih dari 400 anak Libia yang terinfeksi HIV untuk berobat di rumah-rumah sakit Eropa seumur hidup mereka. Selain itu, UE juga sepakat memberikan bantuan untuk rehabilitas dua rumah sakit dan satu klinik medis di Benghazi. Eropa juga menawarkan bantuan di bidang pendidikan, arkeologi, dan pemberantasan migrasi ilegal.(rtr-ben-26) |