| Rabu, 18 Juli 2007 | SALA |
MOS, Siswa SMA St Yosef Tampil BedaSEKITAR 30-an siswa SMA St Yosef menampilkan gaya berbeda dalam masa orientasi sekolah (MOS) TA 2007/2008. Mereka dihukum untuk menciptakan poster yang intinya antinarkoba, dan harus menyosialisasikannya di depan publik, kemarin. Siswa yang mendapat hukuman tersebut adalah mereka yang terlambat masuk sekolah hari pertama masuk, Senin (16/7). Setelah menciptakan poster mereka diwajibkan berputar-putar di sepanjang stadion Manahan dengan maksud memperingatkan masyarakat agar tidak dekat dengan narkoba. Agenda tersebut disponsori oleh Republik Aeng-aeng bekerja sama dengan pengurus osis sekolah tersebut. Menurut Wakil Ketua osis SMA St Yosef, Lintang Rembulan, hukuman yang diberikan terhadap para siswa baru yang terlambat untuk memberi pelajaran dampak negatif narkoba. Apalagi, siswa sangat rawan dimasuki pengaruh buruk narkoba. "Kami tidak akan memberikan hukuman yang tidak mendidik dalam MOS kali ini. Kami ingin memberikan pelajaran berharga agar mereka selalu waspada terhadap bahaya narkoba," katanya. Sementara itu, Presiden Republik Aeng-aeng Mayor Haristanto mengatakan, tujuan utama pembuatan poster untuk memberikan pelajaran terhadap masyarakat secara umum. Sebab, saat ini banyak sekali warga masyarakat, utamanya anak-anak muda, terjerumus dan terjerat jaring-jaring narkoba. Di satu sisi, tujuan memamerkan karya itu di muka umum sebagai sebuah pelajaran agar mereka percaya diri. (hr-50) |