SUARA MERDEKA
 
INDEKS PANTURA Selasa, 17 Juli 2007

KAJEN - Sindikat pencuri getah pinus yang selama ini meresahkan para penyadap dan diduga juga beraksi di beberapa kabupaten, ditangkap petugas Polres Pekalongan. Lima orang dinyatakan tersangka, empat lainnya masih buron.

TEGAL - Kepala Stasiun Meteorologi Tegal, Agus Hadi Utomo meminta nelayan di wilayah pantura agar waspada. Sebab, dari hasil pantuannya selama sekitar tiga hari, mulai Rabu (18/7) besok terjadi ombak pasang yang cukup besar.

BATANG- Ratusan kayu jati olahan yang tidak dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH), Senin (16/7) terjaring Operasi Hutan Lestari Candi yang dilaksanakan oleh Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Subah dan Plelen, Perum Perhutani KPH Kendal, dan Polwil Pekalongan.

TEGAL - Mengantisipasi sejumlah daerah yang rawan kekurangan air bersih saat musim kemarau, Pemkot Tegal siap melakukan droping air bergilir. Namun, distribusi bantuan tersebut akan dibatasi 60 liter per kepala keluarga (KK).

HARAPAN besar atas kesembuhan Ahmad Arif Setiawan (6), bocah penderita tumor pada tangan kiri, diutarakan Jumarni (25), sang ibu. Wanita itu mengungkapkan harapannya saat keberangkatan anak semata wayang hasil pernikahannya dengan Sucahyo (33), ke RS Kariadi Semarang, Senin (16/7).

BUMIAYU- Petani cengkih di Brebes Selatan gelisah, karena harga jual panenannya merosot. Sudah tiga hari ini, harga jual cengkih basah turun hingga Rp 6.000/kg, sedangkan cengkih kering Rp 20.000/kg. Sebelumnya harga jual cengkih basah berada pada angka Rp 8.600 - Rp 9.000/kg, sementara cengkih kering Rp 28.000 - Rp30.000/kg. 

PEKALONGAN - Tiga pemuda memenangi seleksi Pemuda Pelopor tingkat Kota Pekalongan dan berhak mengikuti lomba pemilihan di tingkat provinsi. Ketiganya adalah Mustofa Basri, warga Panjangwetan, Kecamatan Pekalongan Utara; Anif, Kelurahan Benda (Pekalongan Barat); dan Aan Jindan, Kelurahan Dukuh (Pekalongan Utara).

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA