logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Juli 2007 MURIA
Line

100 Rumah Beratap Welit Diusulkan Dibantu Pemprov

KARIMUNJAWA - Petinggi Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Jepara, Nur Sahid, mendata rumah beratap welit milik keluarga kurang mampu di desanya. Data itu diusulkan agar bisa dibantu pemerintah sehingga rumah mereka menjadi lebih layak.

"Setelah kedatangan Pak Gubernur, kami langsung mendata rumah-rumah beratap welit dan diserahkan ke kecamatan untuk diteruskan ke kabupaten," kata Nur Sahid, Senin (16/7).

Gubernur Mardiyanto datang ke Karimunjawa saat memperingati Hari Bhayangkara ke-61 pada 2 Juni. Saat perjalanan dari Bandara Dewadaru Desa Kemujan menuju pusat Kecamatan Karimunjawa, ia menyaksikan rumah-rumah di desa itu masih beratapkan welit.

Sahid menjelaskan, rumah yang diusulkan dibantu itu bukan rumah adat. Desa berpenduduk sekitar 3.000 jiwa itu dihuni orang dari beberapa suku, seperti Jawa, Madura, Mandar, dan Bugis. Mereka sebagian besar bekerja sebagai nelayan tradisional. "Yang kami data untuk dibantu hanya rumah-rumah penduduk kurang mampu," jelasnya.

Permukiman penduduk yang beratapkan welit itu tersebar di empat dukuh, yakni Dukuh Mrican, Kemujan, Telogo, dan Batulawang.

Penopang Pariwisata

Desa itu menjadi penopang pariwisata Karimunjawa karena memiliki kekayaan tradisi dari masyarakat setempat. Selain itu juga banyak potensi kerajinan masyarakat dengan memanfaatkan bahan baku lokal seperti tempurung kelapa daun pandan.

Kabag Informasi dan Komunikasi (Inkom) Setda Hadi Priyanto menginformasikan, Bupati Hendro Martojo telah mengirim data usulan itu itu ke pemprov beberapa waktu lalu. "Ada sekitar 100 rumah yang diusulkan dengan rincian usulan bantuan Rp 5 juta untuk tiap rumah," ujarnya.

Gubernur saat datang pada peresmian Pusat Promosi dan Pasar Lelang Furnitur di Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan, kemarin menyatakan, pemprov akan membantu rumah-rumah beratap welit itu.

"Janji saya sepekan setelah kami datang ke Karimunjawa daftar usulan sudah masuk, sehingga cepat bisa ditindaklanjuti," ujarnya. (H15-54)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA