| Selasa, 17 Juli 2007 | MURIA |
Murid Baru Tewas Kecelakaan
REMBANG - Seorang siswi baru SMP Negeri 4 Rembang, Dian Eka, tewas setelah ditabrak mobil Kijang di depan sekolahnya, kemarin pagi. Mobil tersebut waktu kejadian dikendarai oleh HA Fadholi, warga Sluke, yang juga anggota DPRD Rembang. Menurut keterangan sejumlah saksi mata, sekitar pukul 07:00, Dian turun dari sebuah angkutan dan hendak menyeberang jalan pantura yang berada di depan sekolahnya. Namun ketika sampai di tengah jalan, dari arah timur melaju mobil K-9502-MD dengan kecepatan sedang. Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan tidak bisa dihindarkan. Warga Desa Pandean, Kecamatan Kota itu akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah dibawa warga sekitar ke RSUD dr R Soetrasno Rembang. Tak urung, kepergian putri semata wayang pasangan Agung Sunarto-Tasini karena kecelakaan itu, menimbulkan duka yang sangat mendalam. Tasini, ibu dari gadis kelahiran 30 Januari 1995 itu, tak kuasa menahan isak tangis dan berkali-kali sempat pingsan ketika jenazah putrinya sampai di rumahnya. Menjerit Histeris Perempuan yang setiap malam bekerja sebagai penjual kopi kothok di kawasan terminal itu juga berkali-kali menjerit-jerit histeris sembari menyebut nama Dian. Ayah korban, Agung Sunarto, berusaha tabah menghadapi kepergian Dian yang mendadak itu. "Bagaimana lagi, semua sudah terjadi. Mungkin ini sudah suratan yang diberikan oleh Allah kepada anak kami satu-satunya," katanya. Dia menyebutkan, bersama istrinya sekitar pukul 06:30 mengantarkan Dian naik angkutan di depan kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD). "Sebelumnya saat Dian akan berangkat, saya sebenarnya sudah bersiap mengantarkan Dian hingga ke sekolahnya. Namun Dian meminta tidak usah diantar. Dian juga mengatakan kalau dirinya sekarang sudah besar dan tidak perlu diantar-antar lagi. Tak menyangka kalau begini akhirnya," tuturnya dengan raut muka penuh kesedihan. Kemarin siang Dian langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Krapyak. Sedangkan sopir kijang K-9502-MD, HA Fadholi, yang juga anggota DPRD Rembang itu, hingga kemarin siang masih terus diperiksa oleh aparat Satlantas Polres Rembang. Dia mengaku masih shock dan belum mau menceritakan kronologis kejadian kecelakaan itu. (H19-76) |