| Selasa, 17 Juli 2007 | INTERNASIONAL |
Operasi Kecantikan Menantu Usamah Habiskan Rp 1,4 MLONDON - Jane Felix-Browne, nenek 51 tahun yang menikahi Omar bin Ladin (27), putra Usamah bin Ladin, terus menjadi bahan berita di media massa Inggris. Keberaniannya menikahi anak keempat bin Ladin sungguh menarik perhatian. Pers Inggris menulis setiap detail Jane. Media kemarin ramai memberitakan operasi kecantikan Jane yang menelan biaya sekitar 80.000 pounsterling (Rp 1,46 miliar). Lima pria yang dinikahi Jane sebelumnya pun ikut menjadi bahan berita. Tabloid News of the World menyebutkan, Jane selama beberapa tahun ini memermak wajah dan bodinya agar tetap tampil muda. Biaya sebanyak itu digunakan untuk mengoperasi berbagai bagian tubuh, mulai dari wajah, hidung, gigi hingga perut. Sementara itu, Omar Senin kemarin membenarkan bahwa dia telah menikahi perempuan Inggris itu. Dia kesal dengan pemberitaan gencar media mengenai pernikahan itu. Jane Felix-Browne menuturkan, dia bertemu Omar saat sedang berkuda di dekat piramid di Mesir. Mereka telah resmi menikah April lalu. Felix-Browne menjadi istri kedua Omar. Kisah pernikahan Felix-Brown itu menjadi berita utama di media massa Inggris dan kemudian dilansir di media-media global. Kaget dan Marah Dalam pernyataan tertulis yang dimuat di harian Saudi Al Watan, Omar bin Ladin mengatakan, dia sangat kaget dan marah dengan pemberitaan tersebut. Omar mengatakan, Felix-Browne adalah seorang muslimah keturunan Kuwait. Nama Arab dia adalah Zaina binti Mohamad al-Sabah. ''Kebangsaan kami bukan masalah,'' kata Omar dalam pernyataannya itu. ''Yang penting adalah agama dan perilakunya.'' ''Saya hidup bahagia bersamanya,'' kata dia. ''Dia sudah setuju menjadi istri kedua saya.'' Felix-Browne sendiri adalah seorang pejabat lokal yang tinggal di Desa Moulton. Dari perkawinan sebelumnya, dia memiliki tiga orang anak dan lima cucu. Dia mengatakan, kepergiannya ke Mesir adalah untuk mengobati penyakit skeloris yang dideritanya. Dia menambahkan, dia ketika itu berharap bisa mengurus visa untuk suaminya supaya bisa berkunjung ke Inggris. Namun, dia mengakui hal itu bakal sangat sulit karena Omar adalah anak bin Ladin, tersangka teroris yang paling dicari Amerika Serikat. Omar saat ini bekerja sebagai pedagang barang rongsokan. Dia memiliki 17 saudara. Felix-Browne menuturkan, Omar dibesarkan di Sudan dan Afghanistan setelah ayahnya mengungsi dari Arab Saudi. Menurut Felix-Browne, ayah dan anak itu terakhir kali bertemu di Afghanistan pada tahun 2000, setahun sebelum serangan 11 September di New York. Serangan 11 September disusul dengan serbuan Amerika ke Afganistan untuk menggulingkan penguasa Talib yang melindungi Usamah. Omar pernah menjalani latihan militer di Afghanistan saat berusia 19 tahun. ''Namun, dia pergi meninggalkan ayahnya karena ingin melihat dunia lain dan tidak ingin berperang serta mati muda di medan perang,'' tutur Felix-Browne.(rtr-gn-25) |