| Selasa, 17 Juli 2007 | INTERNASIONAL |
Serangan Bom Menimpa Pasukan PBB di LebanonQASMIYER - Pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon selatan Senin kemarin diserang bom. Ledakan bom menimpa sebuah kendaraan pasukan perdamaian, namun tidak jatuh korban. Ledakan itu terjadi dekat jembatan Qasmiyeh di jalan utama pantai utara Tyre. Di tempat itu, terdapat pos pengawasan pasukan PBB yang terletak di dekat pos pemeriksaan tentara Lebanon. Ledakan itu mengakibatkan kerusakan pada sebuah kendaraan roda empat PBB. Sumber keamanan Lebanon mengatakan, satuan polisi militer yang terlibat adalah tentara dari Tanzania. ''Kami membenarkan, terjadi ledakan di jembatan Qasmiyeh yang menimpa satu kendaraan UNIFIL,'' kata deputi juru bicara UNIFIL Yasmina Bouziane. Dia menambahkan, tidak jatuh korban dalam peristiwa itu. Serangan srupa pernah menimpa pasukan PBB bulan lalu. Sebuah bom mobil menewaskan enam anggota batalyon Spanyol di Lebanon selatan pada 24 Juni. Tidak ada kelompok yang mengaku sebagai pelaku serangan itu, namun Pemerintah Spanyol menduga serangan itu adalah perbuatan milisi pro Al-Qaedah. Jumlah pasukan PBB di Lebanon sekarang ini telah bertambah menjadi 13.000 tentara Angkatan Darat serta personel Angkatan Laut yang berasal dari 31 negara. Pengiriman pasukan PBB itu berdasarkan resolusi Dewan Keamanan yang menghentikan konflik antara Israel dan pejuang Hizbullah Lebanon tahun lalu. Pasukan UNIFIL beroperasi bersama dengan 15.000 tentara Lebanon yang digelar di selatan negara itu setelah perang Israel-Hizbullah pada Juli-Agustus itu.(ant-25) |