| Kamis, 12 Juli 2007 | PANTURA |
Program Puskesmas Gratis Telan Dana Rp 1,328 M
TEGAL- Program puskesmas gratis bagi masyarakat Kota Tegal diperkirakan akan menelan dana Rp 1,328 miliar. Program tersebut menurut rencana akan digulirkan pemkot tahun 2008. Sejumlah persiapan kini mulai dirintis. "Saat ini kami terus membahas rencana puskesmas gratis. Dari pemaparan Dinas Kesehatan, anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 1,328 miliar," ungkap Kepala Kantor Informasi dan Kehumasan Pemkot, Drs Chairul Huda, kemarin. Dia mengatakan, program tersebut merupakan salah satu upaya pemkot untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan meringankan beban biaya hidup masyarakat di bidang kesehatan, diharapkan angka kemiskinan bisa ditekan. Menurut Chairul, dalam program tersebut tidak seluruh biaya pelayanan puskesmas digratiskan. Biaya yang ditanggung pemkot hanya sebatas pelayanan kesehatan dasar. Pelayanan yang tetap dikenai biaya di antaranya, pembuatan kir kesehatan nikah, pembuatan kir kesehatan haji, pembuatan kir kesehatan karyawan, dan laboratorium non kesehatan dasar. Berdasarkan data tahun 2006 lalu, lanjut dia, jumlah orang sakit di Kota Tegal rata-rata 15 -20 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan jumlah masyarakat yang memeriksakan kesehatan di puskesmas melalui Askeskin mencapai 24 persen, Askesos sebesar 10 persen dan non-askes 66 persen. Non-Askes "Sasaran utama program ini adalah warga yang memeriksakan kesehatan di puskesmas dengan pelayanan non-askes. Sebab, mereka yang selama ini belum menerima keringanan. Jumlah sasarannya mencapai 165.956 jiwa," paparnya. Cahirul menjelaskan, kendati program tersebut cukup baik, tetapi ada beberapa kendala yang harus diperhatikan. Yakni, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor puskesmas akan berkurang. Sementara, jumlah pembiayaannya terus meningkat. Kendala lain, saat ini progaram tersebut berbenturan dengan Perda nomor 1 tahun 2003 tentang Retribusi dan Kesehatan. Karena itu, perda harus terlebih dahulu direvisi. Disisi lain, diperlukan juga penambahan tenaga medis dan adanya upaya untuk peningkatan anggaran. "Secepatnya kami akan memaparkan rencana ini ke DPRD, sehingga bisa ditindak lanjuti dan dibahas,"ujarnya. (H38-52) |