| Kamis, 12 Juli 2007 | OLAHRAGA |
Lagi, Kendal Memenangi Lari 8 KmKEBUMEN - Lagi, regu lari Kabupaten Kendal unjuk gigi. Setelah sukses menjuarai lomba lari lintas alam 17 km, kemarin atlet Kendal kembali memenangi lomba lari cepat delapan kilometer pada hari kedua Tri Lomba Juang se-Jateng. Sembilan pelari yang memulai start dengan nomor dada 17 itu mencatat waktu 26 menit lima detik dengan komposisi sembilan atletnya utuh. Di urutan kedua tim lari Kabupaten Blora (27:18), dan di ketiga regu lari Kota Pekalongan (27:23). Sementara tuan rumah Kebumen yang banyak mendapat dukungan suporter ribuan anak sekolah dan umum, termasuk dari Bupati Dra Hj Rustriningsih MSi dan Muspida, harus puas di urutan keempat (27:52). Tuan rumah yang sudah hafal rutenya, harus mengakui keunggulan daerah lain. Rute ini tergolong paling enak karena melalui jalan lingkar selatan Kebumen. Lomba lari dimulai jam 07.30 dengaan dilepas dari Terminal Bus Kebumen. Selama lomba, jalan nasional Kebumen-Yogyakarta itu ditutup dan lalu lintas dialihkan masuk dalam kota. Banyak pelari rontok di tengah jalan. Beberapa peserta mengakui, cuaca di Kebumen panas. Belum lagi angin cukup kencang sehingga membuat pelari cepat lelah. Tanpa persiapan matang, anggota tim akan keteteran dan terbukti satu dua anggota regu pingsan saat lomba lari dan harus ditolong regu kesehatan. Manajer Tim Lari Kendal Drs Joko Pranowo MPd menyatakan puas setelah pihaknya merebut kemenangan di dua nomor. Semua itu berkat kerja keras dan persiapan atlet yang dilakukan secara matang sejak Januari lalu. Pihaknya juga sudah lima hari sebelum lomba datang di Kebumen mencoba semua rute lari. Tempat Netral Joko menyatakan, dengan keberhasilan merebut dua nomor lari lintas alam 17 km dan lari cepat 8 km sekaligus membuktikan atlet Kendal bisa juara di tempat netral. Sebab saat jadi tuan rumah 2003 lalu masih ada yang menyangsikan prestasi sebagai juara umum. ''Kini sudah kami buktikan di tempat netral bisa juara,'' tandas Joko. Pihaknya juga optimistis bisa bicara pada nomor gerak jalan cepat 45 km. Beberapa pesaing yang harus diwaspadai adalah tuan rumah Kebumen dan Blora yang memang dikenal jagoan untuk nomor gerak jalan. Bahkan pendatang baru Kota Pekalongan pun perlu diantisipasi karena prestasi atlet lari mereka kali ini bagus. Hari terakhir besok menggelar lomba gerak jalan cepat 45 km. Rute gerak jalan itu mengalami beberapa perubahan karena menghindari perlintasan rel KA. Sekretaris PASI Jateng Husein Efendi menilai, meski ada satu jalan dilalui dua kali, namun tidak sampai terjadi kemacetan. Sumaryo SH yang juga Kasi Olahraga Seni dan Budaya Dinas Pendidikan Kebumen menyatakan, meksi kecolongan di nomor lari cepat 8 km, tim Kebumen bertekad maksimal pada gerak jalan 45 km nanti malam. Apalagi start akan dilepas Bupati Rustriningsih sehingga diharapkan bisa membakar semangat para atlet. (B3-28) |