logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 11 Juli 2007 SALA
Line

Dana Rehab Pasar Legi Membengkak

BALAI KOTA- Dana rehab pembangunan Pasar Legi yang dialokasikan dalam APBD 2007 senilai Rp 1,5 miliar membengkak dua kali lipat menjadi Rp 3 miliar. Sebenarnya, kata Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP), Satriyo Teguh Subroto, dana rehab pasar tersebut tidak membengkak. Dalam RAPBD 2007, DPP mengajukan dana rehab pasar Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar, namun hanya disetujui oleh panitia anggaran Rp 1,5 miliar.

''Jadi ya masih kurang,'' kata dia di sela-sela pemaparan rehab lima pasar di aula DPP, kemarin.

Untuk mendapatkan dana Rp 3 miliar untuk rehab Pasar Legi, DPP telah memindahkan alokasi anggaran rehab Pasar Joglo senilai Rp 500 juta yang dibatalkan untuk tambahan rehab di Pasar Legi sehingga menjadi Rp 2 miliar. Sedang kekurangannya senilai Rp 1 miliar akan dimintakan pada Pemkot melalui perubahan anggaran.

''Kami akan minta persetujuan DPRD untuk pemindahan dana rehab dari Pasar Joglo ke Pasar Legi Rp 500 juta serta tambahan dalam perubahan anggaran senilai Rp 1 miliar,'' katanya.

Kenapa rehab Pasar Tanggul dibatalkan? Menurut dia, rehab Pasar Tanggul membutuhkan dana cukup besar, yaitu Rp 5 miliar, karena pasarnya cukup luas.

Satriyo mengatakan, meski dana masih kurang, namun dalam pelaksanaan rehab Pasar Legi nanti, DPP masih akan menggunakan desain semula. Dengan dana yang ada, Satriyo mengakui, pembangunannya tidak akan selesai atau sempurna.

''Nanti penyempurnaan rehab pasar itu akan menggunakan dana tambahan dari perubahan anggaran,'' ujarnya.

Bambang, salah satu pedagang Pasar Legi yang mengikuti pemaparan rehab pasar menyatakan dukungan jika anggaran rehab dinaikkan. Dia khawatir, dengan dana yang tersedia, rehab Pasar Legi tidak akan sempurna. ''Kalau hanya dananya sebesar itu, pasar yang direhab hanya separo,'' tandasnya.

Sementara itu, dalam pemaparan tersebut, bebarapa besar pasar tradisional yang akan direhab tahun 2007 tidak mengalami perubahan, baik dana maupun desain. Perubahan hanya terjadi pada Pasar Legi dan rehab Pasar Joglo dibatalkan. Pasar Turisari, Pasar Rejosari, Pasar Sidodadi, dan Pasar Elpabes, kata Satriyo, anggaran dan desainnya masih sama seperti semula.(G8-42)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA