logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 11 Juli 2007 OLAHRAGA
Line

GEMPITA

AFC dan PSSI Diprotes

JAKARTA-Citra Mandiri, perusahaan yang menangani pembuatan dan pemasangan baliho Djarum, meluncurkan protes kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan PSSI atas ditutupnya seluruh baliho Djarum yang dipasang di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. "Kami protes pada AFC dan PSSI yang secara sepihak menutup baliho di kawasan Senayan. Mengapa mereka menutupnya tanpa koordinasi?," kata Marketing Manager Subardi kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, sedikitnya 10 baliho ditutup oleh panitia Piala Asia. "Itu melanggar aturan yang ada. Seharusnya PSSI dan AFC lebih dulu memberitahukan, jangan asal tutup saja," katanya.

Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengatakan, sudah tidak ada masalah lagi dengan Djarum sehubungan tindakan tersebut. "Lagi pula, penutupan itu juga sudah diberitahukan kepada Gubernur Sutiyoso. Selama Piala Asia, kami memang harus menutup seluruh baliho yang bukan sponsor turnamen ini," katanya. Dalam penyelenggaraan di Jakarta, AFC dan PSSI akan menutup seluruh baliho iklan yang tidak ada hubungannya dengan Piala Asia 2007, yang berada di sekitar kawasan stadion utama. (wgm,ant-22)

Tiket Tertahan di Bandara

JAKARTA-Koordinator Bidang Tiket Panitia Lokal Indonesia Piala Asia, Alex Iskandar, mengaku kecewa dengan ketidakpercayaan AFC terhadap pihaknya dalam mendistribusikan karcis pertandingan Grup D. Gara-gara itulah, pihaknya menjadi sasaran kekecewaan masyarakat yang sudah memesan tiket jauh hari namun sampai mendekati hari H pertandingan Indonesia melawan Bahrain belum juga mendapatkannya.

"Sebenarnya kalau AFC percaya kepada kami, saya jamin nggak sampai begini kejadiannya. Semua tiket dikirim dari AFC dan dilakukan bertahap. Harusnya sepuluh hari sebelum hari H semua tiket sudah berada di Indonesia," tuturnya, kemarin.

Dari total 79 ribu tiket jatah Indonesia, ternyata 30 persennya masih tertahan di bandara. Untungnya, masyarakat yang memesan melalui internet dan telepon sudah bisa diatasi. Sementara yang pesan langsung di Gedung Squash, Senayan, harus kecewa. Sampai satu jam sebelum pertandingan dimulai, mereka belum menerimanya. (wgm-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA