| Rabu, 11 Juli 2007 | OLAHRAGA |
Marthen Tao Datang, Indriyanto CederaSOLO - Marthen Tao telah bergabung pada pemusatan latihan (TC) PSIS di Stadion Manahan, kemarin. Striker asal Sorong, Papua, yang baru pulih dari belitan cedera lutut kanan itu turut berlatih bersama Julio Lopez dkk. Malangnya, setelah Tao sembuh, giliran penyerang asal Solo Indriyanto Nugroho yang cedera. "Engkel kaki kanan Indriyanto bengkak karena salah menginjak bola pada latihan Senin. Saya telah memintanya periksa ke dokter dan melakukan terapi," kata pelatih Bonggo Pribadi. Skuad Mahesa Jenar terus menjalani program latihan teknik di Kota Bengawan. Bonggo melatih anak-anak asuhannya dengan sesi tendangan ke gawang dan penyelesaian akhir. Tetapi materi latihan fisik juga tetap dijalankan dengan panduan pelatih fisik Djanu Ismanto. "Sepekan ini program kita memang masih fifty-fifty, separo latihan fisik dan separo teknik. Baru minggu depan kami lebih menggenjot peningkatan kualitas teknik Lopez cs," ujar eks libero tim nasional tersebut. Seluruh program latihan difokuskan menghadapi bergulirnya putaran kedua Liga Indonesia 2007, awal Agustus. Beberapa laga uji coba juga diagendakan untuk menerapkan materi latihan rutin, seperti kerja sama dan penajaman serangan. "Pada laga-laga uji coba nanti, kekurangan-kekurangan itu akan terlihat. Kami akan segera benahi. Jadi tak ada persiapan khusus untuk uji coba," imbuh Bonggo. Renovasi Sementara itu, renovasi Stadion Jatidiri mulai dilakukan awal pekan ini. Manajemen PSIS terlebih dulu memprioritaskan perbaikan lapangan. Sejumlah pekerja terlihat membongkar beberapa bagian lapangan yang keras dan menggantinya dengan tanah dan rumput baru. "Renovasi pertengahan musim ini tak hanya dilakukan terhadap lapangan. Secara bertahap dalam dua pekan ini kami juga akan membenahi kamar ganti pemain, pintu masuk, dan toilet penonton," jelas bendahara tim, Wahyu Winarto. Asisten Manajer Pendanaan Ike Santosa menambahkan, pihaknya telah menyelesaikan perbaikan papan skor dan tempat duduk pemain. Seluruh biaya perbaikan fasilitas stadion ditanggung sepenuhnya oleh PSIS. Karena besarnya dana yang dibutuhkan, pengadaan kursi tribune VIP belum dapat dilakukan. "Kami memperbaiki fasilitas itu sambil jalan, sehingga total biayanya belum diketahui. Program renovasi ini merupakan usaha untuk menambah kenyamanan penonton dan tim yang bertanding," jelas Ike. (D11,H29,H13-40) |