| Rabu, 11 Juli 2007 | NASIONAL |
Tawuran, Tiga Luka Parah DibacokSEMARANG- Sekelompok pemuda dari Kampung Tambaksari dan Cilosari Dalam III di Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, semalam, tawuran. Kejadian yang berlangsung singkat sekitar pukul 18.15 itu, menyebabkan tiga orang mengalami luka parah akibat bacokan dan dua rumah rusak. Kejadian itu membuat sejumlah warga di Kampung Cilosari panik. Mereka tidak mengira akan terjadi keributan, saat asyik nonton sepakbola Piala Asia, Indonesia melawan Bahrain. Beberapa warga menututurkan, awalnya belasan pemuda Tambaksari berteriak-teriak mencari salah seorang warga Cilosari. Tak kunjung ditemukan pemuda yang diincar, dua rumah milik Kasmari dan Udang di RT 8 RW 7 Kampung Cilosari Dalam III, jadi sasaran. Kaca depan kedua rumah dilempari batu sebesar kepalan tangan orang dewasa. Agung yang berada tidak jauh dari sekelompok pemuda yang emosi itu juga menjadi sasaran. Kepala dan di beberapa bagian tubuhnya terkena luka bacok. Dia kemudian lari dan meminta pertolongan warga. Melihat ada perlawanan, sekelompok pemuda penyerang kemudian lari mengindar. Balas Menyerang Korban luka bacok akhirnya ditolong warga dan dibawa ke RSU Islam Sultan Agung untuk mendapatkan perawatan intensif. Aksi pemuda Tambaksari itu memicu sekelompok pemuda Cilosari membalas. Edi salah seorang warga Tambaksari yang berpapasan dengan mereka terkena luka bacok. Kapolresta Semarang Timur AKBP Drs Agustin Hardiyanto SH dan Kasatreskrim AKP Eko Hadi Prayitno SIK dengan sejumlah personel pengendalian massa (Dalmas) langsung datang ke lokasi kejadian. ''Kita sudah amankan delapan pelaku yang diduga terlibat penganiayaan. Baik dari kelompok pemuda Cilosari maupun Tambaksari,'' tutur Kapolresta Semarang Timur, semalam. Penyelidikan sementara yang dilakukan jajarannya, kata Kapolresta, kasus itu dipicu pertandingan sepakbola antara kedua kampung, dua hari lalu. ''Yang berkelahi cuma antara sekelompok kemuda dua kampung dalam jumlah kecil. Malam ini situasi sudah bisa dikendalikan, beberapa pemuda yang diduga sebagai pelaku sudah kami amankan,'' tutur Kasareskrim, semalam. Pihaknya baru bisa memberikan penjelasan secara terperinci Rabu (11/7) pagi ini. ''Untuk sementara korban bacok ada tiga orang dan dua rumah warga dirusak. Kacanya dipecahi,'' tutur AKP Eko Hadi Prayitno SIK.(D12,H21-77) |