logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 11 Juli 2007 MURIA
Line

WORO WORO

Perencanaan KIM Mentah

JEPARA - Kawasan Industri Mulyoharjo (KIM) yang sampai saat ini masih berupa lahan mangkrak, mencerminkan ketidakmatangan sebuah rencana program pembangunan di Jepara. Kondisi itu diperparah setelah tim promosi mengaku mengalami berbagai kendala teknis dalam pemasarannya.

Pernyataan tersebut dikatakan anggota Komisi A DPRD Kabupaten Jepara, Masunduri. Menurut dia, KIM hanyalah salah satu gambaran sebuah kegagalan dari beberapa program pembangunan.

Pemaparan tekstual pihak ekskutif di hadapan DPRD dalam awal rencana pembangunan secara umum relatif baik, namun ketika di hadapkan dengan kondisi teknis dan tantangan global, ternyata program tersebut mentah, apalagi jika ditinjau dari nilai ekonomisnya. (J4-76)

Warsit Tak Akui Tanda Tangan

BLORA- Ketua DPRD Blora HM Warsit SPd saat diperiksa majelis hakim selaku terdakwa dalam sidang lanjutan dugaan korupsi dana purnabakti anggota DPRD 1999-2004, kemarin, tidak mengakui tanda tangan dalam SK DPRD No 11 tertanggal 10 September 2003.

''Saya tidak pernah membuat SK tersebut. Baik bentuk maupun isinya saya tidak mengetahui,'' tandasnya, menjawab pertanyaan salah satu anggota majelis hakim, Hongkun Otoh SH.

Seusai sidang, Warsit kembali menegaskan jika dirinya tidak tahu menahu tentang SK itu. Dilihat dari tanda tangan patut dipertanyakan. ''Mosok tanda tangan saya mirip cetakan,'' tegasnya.

Masalah SK No 11 itu sebenarnya pernah dipersoalkan awal-awal sidang. Bahkan, waktu itu penasihat hukum terdakwa, Soemarso SH MH, pernah minta agar diperiksakan ke labfor. (ud-19)

Gudang Kayu Ludes Terbakar

REMBANG - Senin (9/7) malam, si jago merah kembali beraksi. Kali ini, sebuah gudang kayu yang juga berfungsi sebagai kandang ayam dan pembibitan kayu di Jalan Dokter Soetomo 13, Desa Leteh, Kecamatan Kota, Rembang, menjadi korban keganasannya.

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, akibatnya pemilik mengalami kerugian jutaan rupiah.

Mugi, salah satu saksi mata menuturkan, pada sore hari sebelum kebakaran ada orang yang membakar tumpukan sampah.

Sekitar pukul 21:00, tiba-tiba api dari tumpukan sampah itu beterbangan karena ditiup angin sehingga mengenai atap kandang dan gudang yang ada disebelahnya.

Anggota pemadam kebakaran dari kantor Kebersihan dan Pertamanan (KKP) yang tiba di lokasi berhasil memadamkan api sekitar setengah jam setelah kejadian. (H19-54)

Waspadai Acute Flacid Polio

KUDUS -Acute flacid polio (AFP) harus semakin diwaspadai. Penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami lumpuh sementara itu, bisa berubah menjadi polio positif jika tidak ditangani dengan baik. Demikian dikatakan Kabid Pencegahan Penyakit dan Pemeliharaan Lingkungan (P3L) DKK Kudus Abdul Aziz Ahyar, kemarin.

Imbauan itu dikeluarkan setelah pasien RSD Kudus, Farid Yudianto (13) warga Kutuk dinyatakan terkena AFP. Pasien tersebut masuk RSD mulai Rabu (4/7) lalu. Sampai sekarang kondisi masih lemah dan lemas.

Menurut Aziz, gejala AFP dapat diidentifikasi dengan naiknya suhu tubuh hingga 38 derajat celcius. Kemudian penderita akan langsung lumpuh. Virus yang menyerang adalah virus polio. (son-54)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA