| Rabu, 11 Juli 2007 | INTERNASIONAL |
LINTAS JAGATGadai Bayi, Kremasi IstriNEW DELHI - Seorang pria India nekat menggadaikan bayi lelakinya untuk biaya kremasi istrinya yang meninggal setelah melahirkan. Lelaki itu, Bipin Gagarai dari negara bagian Arissa, mengatakan dia "menggadaikan" bayinya senilai 1.200 rupee (sekitar Rp 240.000). Namun pejabat setempat, Shivaji Bhuyan, mengatakan Bipin telah berjanji akan mengambil kembali bayi itu apabila dia telah memperoleh uang untuk menebusnya. "Karena itu, tindakan ini tidak dapat disebut kasus penjualan anak," ujar Shivaji. Kendati demikian, sejumlah pejabat mengatakan aparat telah menitipkan anak perempuan Bipin yang berusia tiga tahun ke lembaga perlindungan anak untuk mencegah kasus penggadaian anak tersebut terulang kembali.(ant-25) Masjidil Haram Full AC JEDDAH - Pemimpin Arab Saudi Raja Abdullah Bin Abdul Aziz yang bergelar "Khadimul Haramain Al-Syarifain" memerintahkan agar seluruh ruangan dalam Masjidil Haram di Makkah dipasangi alat pendingin (AC) untuk kenyamanan jamaah haji menunaikan ibadah mereka. Saat ini, hanya sebagian ruangan di dalam Masjidil Haram telah ber-AC, sementara di ruang lainnya di dalam masjid itu hanya dipasangi kipas angin biasa. Pemasangan AC di sebagian ruangan itu dilakukan semasa kepemimpinan almarhum Raja Fahd Bin Abdul Aziz, Proyek pemasangan AC untuk seluruh ruangan itu juga akan dilakukan bersamaan dengan perluasan Masjidil Haram. Diharapkan, setelah perluasan, masjid suci itu dapat menampung 35 persen tambahan jamaah daripada biasanya. Selama ini, masjid tersebut mampu menampung 1,3 juta orang. Proyek raksasa perluasan Masjidil Haram tersebut direncanakan rampung pada 2020.(ant-25) HUJAN salju turun di Plaza de Mayo, Buenos Aires, Argentina, dalam dua hari terakhir. Fenomena alam itu mengejutkan banyak orang. Sebab, kali terakhir turun salju di tempat itu adalah bulan Juli 1928 atau 79 tahun lalu. Media setempat melaporkan, tiga orang meninggal di Argentina karena suhu udara menurun drastis.(25) Penyemarak Pesta PRIA tertinggi di dunia, Bao Xishun (56), kini sangat menikmati profesi barunya sebagai "tamu istimewa" untuk menyemarakkan suasana pesta pernikahan. Karena banyaknya undangan pernikahan, lelaki setinggi 2,36 meter itu praktis telah meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai penggembala. Bao (kanan) beristirahat sejenak dalam gladi resik seremoni pernikahan di Mausoleum Jenghis Khan, Mongolia, kemarin.(25) |