logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 11 Juli 2007 EKONOMI
Line

Sekilas Ekonomi

Aowa Pasarkan Kompor Magnetik

SEMARANG-Kian meningkatnya gaya hidup masyarakat modern mendorong produsen elektronik mengembangkan produk yang menawarkan kemudahan. Salah satunya, produsen elektronik Aowa, yang melempar produk induction cooker atau kompor dengan sistem magnet. Produk ini menawarkan kompor tanpa nyala api, namun tetap bisa menghasilkan panas.

Kuncoro Aji, Marketing Manager mengatakan, sistem magnet pada kompor ini kian disukai masyarakat menengah atas. Selain praktis, peranti rumah tangga itu dinilai lebih aman. Keamanan itu terlihat pada tidak adanya percikan api dan tidak menimbulkan panas berlebih pada permukaan kompor.

''Penggunaannya pun menggunakan tombol-tombol fungsi digital jadi lebih mudah,'' katanya di sela-sela pameran di Mal Ciputra yang akan digelar hingga 31 Juli mendatang.

Dijelaskan, induction cooker menggunakan energi listrik 100-1.000 watt seharga Rp 7,48 juta. Namun selama pameran, produsen memberikan promosi melalui cash back hingga Rp 2 juta. ''Penggunaan kompor ini dengan peranti berbahan stainless steel, sehingga lebih cepat panas,'' katanya. (H22-33)

Rekor IHSG Belum Terhenti

JAKARTA-Geliat pasar saham belum berhenti dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mencetak lagi rekor terbaiknya. Pembelian selektif saham unggulan mengangkat indeks ke posisi spektakuler, meski bursa regional dan global relatif bervariasi.

Pada penutupan perdagangan saham Selasa (10/7), IHSG naik 11,035 poin (0,49%) ke posisi terbaiknya 2.282,379. Pelaku pasar terus memburu saham perbankan, karena terkait penurunan BI rate yang akan membuat permintaan kredit meningkat. Indeks LQ-45 naik 1,598 poin (0,34%) pada level 475,074 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,306 poin (0,08%) pada level 378,875.

Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 49.937 kali, dengan volume 5,161 miliar unit saham, senilai Rp 4,045 triliun. Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 93 saham naik, 88 saham turun dan 77 saham stagnan. (dtc-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA