logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 09 Juli 2007 SALA
Line

Kerasan di Solo

RURI . Begitu gadis ini akrab disapa. Nama lengkapnya Rukmi Ratri Widyaningrum. Dia mengaku sangat terkesan dengan Kota Solo. Apalagi keramahan dan warisan budaya Jawa yang masih terjaga dengan baik. Maklum, mahasiswi semester II Sastra Inggris Universitas Sebelas Maret Surakarta ini adalah none yang satu ini kelahiran Pondok Gede, Jakarta .

Yang paling membuat dia terkesan dan kerasan tinggal di Solo adalah, suasana dan sejuta pesona alam yang ditawarkan. Orang-orangnya begitu menghargai satu dengan yang lainnya, bahkan di dalam bus atau angkutan kota, mereka saling sapa meski tidak begitu mengenal.

"Keramahan seperti itu tidak saya temukan di Jakarta. Semua atau kebanyakan orang sudah demikian acuh tak acuh dan sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri," tutur Ruri yang kini tinggal bersama eyangnya, di Perumahan Gremet, Manahan.

Di kampus, Ruri termasuk aktivis. Dia tercatat menjadi salah satu panitia ospek.

''Saya ingin meluruskan imej negatif masyarakat terhadap ospek. Ada yang mendasari keinginannya aktif di dalamnya, salah satunya adalah citra tentang ospek. Selama ini ada kesan peserta ospek diperlakukan tidak layak dan kasar. Padahal yang benar, ospek adalah salam perkenalan dari kampus." (Heru Susilo-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA