logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 09 Juli 2007 PANTURA
Line

Merampok, Menyandera, Tertangkap

  • Korbannya Kakak Ipar Bupati

BREBES - Rumah Hj Maryam (41), kakak ipar Bupati Brebes H Indra Kusuma yang beralamat di Jl RA Kartini 4 RT 01 / RW 03 Desa Dukuh Tengah Kecamatan Ketanggungan, Jumat (6/7), sekitar pukul 23.00, dirampok.

Malam itu juga, setelah dikepung massa dan polisi, salah satu pelaku Wiryono (31), dilumpuhkan dengan tembakan oleh petugas Polsek Ketanggungan.

Sebelumnya, pelaku meminta tebusan Rp 100 juta kepada korban sembari menyandera anak korban Murtazikoh (12).

Ketika kejadian Hj Maryam, kakak istri Bupati H Indra Kusuma Hj Maryatun itu bersama tiga anaknya berada di kamar masing-masing.

Pelaku diduga masuk rumah dengan cara memanjat pagar depan setinggi empat meter, kemudian menuju ke belakang rumah.

Pelaku kemudian menyekap Khafidin (33), penjaga rumah yang kebetulan sedang tiduran di belakang rumah.

Lelaki itu tiba-tiba dihantam bagian kepalanya dengan batu, hingga nyaris pingsan.

Selanjutnya pelaku masuk ke dalam rumah lewat pintu belakang yang tidak terkunci. Sasaran pertama menuju kamar Murtazikoh (12), anak terakhir Hj Maryam dan menyekapnya.

"Anak saya yang sedang di kamar langsung disekap, sambil diancam dengan senjata parang yang diarahkan ke lehernya.

Kemudian, minta ditunjukkan kamar saya. Karena ketakutan, anak saya mengantar pelaku ke kamar saya," tutur janda tiga anak tersebut.

Saat bertemu dirinya di kamar sebelah, pelaku meminta uang tebusan Rp 100 juta, apabila ingin anaknya ingin selamat.

Pelaku juga mengacak-ngacak isi kamar dan mencari tempat menyimpan uang.

Merasa terpojok, Maryam memenuhi permintaan itu, menuju tempat menyimpan uang.

Namun, saat mengambil uang, korban sempat menelepon ke Polsek Ketanggungan. Tak lama kemudian petugas datang ke lokasi.

Tembakan Peringatan

Polisi bersama puluhan warga pun mengepung rumah korban. Pelaku yang dalam posisi terjepit, semakin nekat mengancam korban, hingga polisi memberi tembakan peringatan sebanyak tiga kali.

Pelaku akhirnya melepas korban setelah dijanjikan uang Rp 2,5 juta.

Namun, uang itu ternyata hanya pancingan agar pelaku melepas Murtazikoh. Polisi segera meringkus pelaku begitu Murtazikoh dilepas.

Karena memberikan perlawanan dan berusaha kabur, akhirnya petugas melepas timah panas pada salah satu kaki pelaku.

Kapolres Brebes AKBP Drs Agus Sukamso MSi melalui Kapolsek Ketanggungan AKP Misyanto, mengungkapkan, aksi tersebut dilakukan pelaku tidak sendirian.

Namun, hingga kini satu pelaku lain belum tertangkap. Untuk penyidikan, pelaku saat ini ditahan di Mapolres.

"Tak ada satu pun barang yang berhasil diambil dari rumah korban. Barang bukti senjata parang, berhasil kami sita," katanya.(J16-61)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA