logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 09 Juli 2007 SEMARANG
Line

Tabrak Lari, Dua Orang Tewas

SEMARANG - Seorang pengendara dan satu orang pembonceng sepeda motor tewas dalam dua hari terakhir akibat menjadi korban tabrak lari, di tempat terpisah. Korban pertama, Imam Sutrisno (26) warga Jangli Krajan RT 1 RW 3 Kelurahan Jatingaleh. Dia tewas seketika karena terlindas dump truck di Jl S Parman, tepatnya depan rumah No 55 pada Sabtu (7/7). Mobil L 300 yang menyenggolnya hingga mengakibatkan dia jatuh ke kolong truk kemudian melarikan diri.

Korban lainnya, Muhammad Untung (31) juga tewas karena terjatuh dari sepeda motor dan kepalanya membentur trotoar. Untung, warga Jl Sawojajar 2 RT 1 RW 4 Krobokan Semarang Barat itu, membonceng temannya dan tersenggol mobil bak terbuka yang juga melarikan diri.

Menurut Kapolresta Semarang Selatan AKBP Abdul Hafidh Yuhas melalui Kanitlaka Iptu Subadi, Imam saat itu melaju dari arah utara menuju selatan. Imam yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R H-5334-CZ bermaksud mendahului dump truck H- 1450-JG dari sebelah kanan.

"Ketika mencoba mendahului, dari arah berlawan muncul mobil L 300. Karena kurang hati-hati Imam menyenggol mobil tersebut (L 300-Red) dan tubuhnya jatuh ke sebelah kiri," katanya. Padahal di sebelah kiri melaju truk yang dikemudikan Sugeng Santoso (34) warga Kumudasmoro RT 3 RW 6 Kelurahan Bongsari. Imam pun terlindas ban belakang truk dan tewas seketika.

Tewas Seketika

Sementara Untung, tewas karena terpelanting dan jatuh dari motor yang dikemudikan temannya, Aditya Lelono (25) di Banjirkanal Barat sekitar pukul 13:15 kemarin. Menurut Aditya, saat itu dirinya melaju di jembatan Banjirkanal Barat dan hendak berbelok ke kiri menuju Jl Puspanjolo. Ketika hendak berbelok itulah sebuah mobil bak terbuka yang mengangkut sembako juga berbelok dengan arah yang sama dan ingin mendahului motornya. Karena jaraknya terlalu dekat, mobil yang belum diketahui identitasnya itu menyenggol kemudi motornya. Dia pun terjatuh dan Untung terpental ke trotoar.

Nahas, saat terjatuh itulah kepala korban bagian belakang membentur trotoar cukup keras. Akibatnya Untung tewas seketika di tempat kejadian dengan luka parah di bagian kepalanya. Warga bersama polisi dari Unit Laka Polresta Semarang Barat kemudian mengevakuasi dan membawa korban tewas ke RS Dr Kariadi untuk diotopsi. (H23-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA