| Kamis, 28 Juni 2007 | WACANA |
Surat PembacaPuslatpur Pindah Luar JawaIndonesia adalah negara luas yang memiliki 17.000 pulau di antaranya ada sekian ribu pulau yang masih kosong tak berpenghuni. Mengapa tidak dimanfaatkan ?. Daripada rebutan dengan rakyat, pulau kosong bisa dibangun instalasi militer seperti pusat pendidikan, puslatpur, pusat penelitian senjata, tempat uji coba rudal dan lainnya yang tidak bersinggungan dengan kepentingan masyarakat. Terutama pulau-pulau yang berbatasan dengan negara lain seperti P.Ambalat cocok sekali sebagai tempat puslatpur TNI. Semua pembangunan jangan difokuskan di P.Jawa saja, sudah waktunya selektif. Pembangunan untuk kepentingan umum masih diterima, tapi yang sifatnya khusus harus diarahkan ke luar Jawa. Masih banyak pulau tidur untuk dibangunkan agar tidak diuthak-uthik negara lain. Kalau sampai terjadi lagi ada pulau yang dicaplok negara lain, kenyataanya tidak bisa berbuat apa-apa. Lewat diplomasi kalah, militer pun juga kalah, tak berani menembak. Negara lain pasti tertawa bila melihat kejadian di Pasuruan ada tentara menembaki rakyat gara-gara sengketa tanah yang tidak begitu luas dibandingkan dengan tanah/pulau yang menjadi sengketa dengan negara lain yang akhirnya lepas. Sengketa tanah antara pemerintah dengan rakyat bisa dimaklumi bila terjadi di negara kecil seperti Singapora, Hong Kong, Taiwan. Seandainya pemerintah dapat membangun pulau-pulau kosong kedaulatan negara lebih terjamin dan tidak bakal dirongrong negara lain serta otomatis wibawa pemerintah di mata dunia semakin kuat karena semua pulau terjaga. Ali Farman Pabelan RT 1/RW 1, Kab.Semarang. Lapindo Berantas Rakyat Mengikuti perkembangan proses ganti rugi lumpur Lapindo Brantas di Sidoarjo, sepertinya tiada berujung. Tak bisa bayangkan bagaimana perasaan warga setelah sekian lama terombang-ambing ketidakpastian. Kehidupan yang semula mapan tiba-tiba harus terusir dari rumah dan lingkungan oleh ulah serakah segelintir orang. Orang luar saja demikian gemreget. Kok sedemikian digdayanya Lapindo Brantas mempermainkan emosi ratusan ribu jiwa. Bahkan pemerintah pun kurang memberi tekanan pada perusahaan eksplorasi minyak tersebut. Katanya, kita disuruh taat ulama dan umaro tapi mestinya umaro melindungi warganya semaksimal mungkin. Juga sampai di mana perkembangan penanganan sanksi hukum oleh aparat terhadap para pimpinan perusahaan milik menteri tersebut. Kok sepertinya adhem-adhem saja. Apa harus menunggu dari danau lumpur menjadi mud volcano atau gunung lumpur seperti di Azerbaijan yang memiliki paling banyak gunung lumpur di dunia. Yang terkenal adalah Lokbatan yang telah 20 kali meletus. Sedangkan yang tertinggi Boyuk Khanizadagh dan Turaghai 1.020 m. Jumlah seluruh gunung lumpur di dunia kini sekitar 700 buah. Memang sulit meraih keadilan karena keadilannya masih suka selap-selip. Sedangkan keadilan akhirat pasti antisulap dan antiseplit. Noor Rofiq Jl Wamena V/228-229, Ungaran *** Timor Leste Ir RM Yusuf Guritno, teman yang pernah bertugas di Timor Leste selama 2 tahun menyatakan, negara tersebut secara alami tidak memiliki sumber daya alam yang bisa membantu kemakmuran bangsa. Dimungkinkan negara tersebut lebih cepat makmur dari kita kalau mau bercermin kepada negara kecil di Eropa yaitu kerajaan Monaco. Menurut beliau, penduduk Timor Leste hanya sekitar 600.000 orang, kebun karet dan kebun kopi hanya 1000 hektare, sumber daya alam lain tidak ada kecuali laut. Kondisi masyarakat relatif mudah diatur asal selalu tersedia miras dan beras yang murah. Menurut saya, Monaco yang kecil dan tidak punya kekayaan alam itu masyarakatnya rukun, tidak ada larangan apapun yang oleh agama disebut maksiat seperti judi. Di sana orang bebas berbuat apa pun, tetapi tidak pernah ada pembunuhan, perampokan, penjambretan dan sebagainya. Walau sebentar, saya pernah singgah di sana. Monaco sangat terkenal karena adanya judi tingkat internasional dan balapan mobil Formula I. Di Timor Leste yang pernah "bergabung" dengan kita selama 23 tahun sudah memiliki banyak bangunan baru yang dibangun oleh Indonesia, seperti pelabuhan udara, laut, gedung dan semacam mal. Seandainya Timor Leste mengelola negaranya seperti Monaco, dimungkinkan negara tersebut lebih cepat makmur dan sejahtera daripada kita yang terlalu banyak larangan. Jangan iri dan cemburu ya. Memang kadang saya heran, negara seperti RRC kondisnya sekarang luar biasa. Menurut kemenakan saya yang studi banding selama 6 bulan yaitu Cornelius SH MM yang sekarang menjabat sebagai Administrator Export Kehutanan, mungkin 3 tahun lagi Amerika dan Jepang secara ekonomis bisa kalah dengan RRC. Bagaimana Indonesia yang sangat agamis ini kok masih banyak orang korup, perampokan, saling bentrok ? Moelyono HP Jl Banteng Utara VII/1, Semarang *** Mengambil Hakku Tanggal 31 Mei 2007 pukul 20.30 saya isi ulang elektronik kartu Mentari sebesar 25.000 dengan harapan dapat menikmati program free talk. Namun apa yang terjadi, saat pukul 00.00 dan saya akan menelepon teman, dari ponsel terdengar suara merdu operator yang memberitahukan bahwa pulsa sudah habis. Saya terkejut karena jika isi ulang pasti mendapatkan masa aktif selama 30 hari. Tapi ini belum ada 24 jam kok sudah dinyatakan habis. Ketika saya cek pulsa tertulis sampai 31-05-07. Dengan kejadian ini saya merasa pihak Indosat telah melakukan kecurangan, mengambil hak pelanggan. Ketika saya hubungi customer service melalui nomor 222 tidak pernah berhasil, melalui SMS 800 pun jawabannya tidak terpenuhi. Bagaimana ini, apakah memang disengaja atau sebab lain. Jangan sampai kepercayaan pelanggan setia menjadi luntur gara-gara keteledoran operatornya. Terus terang saya merasa dirugikan karena sudah memenuhi kewajiban dengan membayar, tetapi tidak bisa memanfaatkan. Saya minta jawaban pihak Indosat dan solusinya. Iwan Setyawan Pondok Raden Patah II H/2, Demak *** Sejarah Terima kasih Bapak AN Gregorius MPh yang memberi masukan tentang ditariknya buku ajar sejarah lewat Surat Pembaca belum lama ini. Sebagai pemegang piagam P4 yang diterbitkan BP 7 Prov Jateng, saya memahami betul peristiwa kelabu tahun 1965, apalagi saya memiliki 2 set buku "30 tahun Indonesia Merdeka". Barangkali lebih dari 1.000 kali saya membacanya dan dari buku itulah muncul kontroversi Supersemar karena memuat 2 naskah Supersemar dengan 21 perbedaan. Pada tahun 80-an saya pernah menanyakan ke Laboratorium Pancasila IKIP Malang tetapi tak ada jawaban. Kini ada lagi naskah Supersemar versi Jendral M Yusuf yang terdiri dari 2 halaman. Wajar kalau ada pertanyaan, mana dari ketiga naskah Supersemar itu yang palsu? Jangan-jangan ketiganya palsu. Tentang beberapa judul buku yang saya kemukakan, saya belum bisa menarik kesimpulan karena sudah terbiasa dengan aksioma yaitu melalui dua titik yang berlainan, hanya dapat dibuat satu garis lurus. Seyogianya buku "pegangan" tidak memuat hal yang bisa menimbulkan perdebatan agar tidak terjadi pro dan kontra. Masih banyak kontroversi dalam pelajaran sejarah, sehingga tepat kalau dikatakan bahwa sejarah adalah perdebatan. Demikian pula petinggi negara, jangan membuat blunder dalam memberikan pernyataan demi terciptanya situasi yang mapan. Contoh, Habibie menyatakan marhaenisme identik dengan komunisme. Pernyataan itu salah dan saya telah menyampaikan lewat Surat Pembaca beberapa waktu lalu. Saya punya keyakinan kalau komunisme tidak akan bangkit lagi di bumi tercinta ini. Juga alm Adam Malik menyampaikan pernyataan: "Jika Bung Karno berpidato berapi-api pada rapat tanggal 19 September 1945, saya yakin pecahnya perang di Surabaya bukan 10 November 1945, tapi keesokan harinya, 20 September 1945". Padahal menurut sejarah, tentara Sekutu yang diboncengi NICA mendarat di Jakarta tanggal 29 September 1945 dan mendarat di Surabaya tanggal 25 Oktober 1945. Nah kalau pecahnya perang tanggal 20 September 1945, melawan siapa? Mengenai komunisme baru di Temanggung saya ikut prihatin. Namun para pancasilais sejati tetap tidak lengah demi tegaknya NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 45 dan terus berjuang guna mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang akan mendapat lindungan dari Tuhan Yang Mahaesa. Termasuk upaya membendung bangkitnya komunisme di negeri ini. M Bachrun BSc. Jl Kalipucung 7 RT 6/RW 9, Sukorejo *** Waspadai Panggilan dari Pabrik Semen Saya ingatkan kepada pencari kerja yang melamar di pabrik semen dan ditujukan kepada Recruitment Team PO.BOX 4471 JKP 10044 Jakarta serta telah mendapat panggilan untuk tes di Yogyakarta dan Semarang agar waspada dan jangan mudah percaya. Tes bertahap mulai 18 Juni 2007 dan peserta harus mentransfer terlehih dulu biaya tes ke rekening BCA No 1080619169 (Recruitment Team Treasure). Setelah saya cek ke Disnakertrans diperoleh data, rekrutmen tersebut tidak ada atau merupakan penipuan karena tidak dilengkapi alamat tempat tes serta pabrik semen apa dan di mana alamat serta institusinya. Juga tanda tangan Chief of Recruitment Team atas nama David Sembiring SH Mhum ternyata palsu. Saya sudah melapor ke Polwiltabes Semarang dan bagi pelamar yang terlanjur mentransfer uang mohon melapor juga. Mohon pencari kerja lebih selektif dan berhati-hati terhadap lowongan pekerjaan yang dijanjikan. Arif Wibowo ST Perum PLN 12, Jl Siliwangi Semarang *** Bersama Kita Bisa? Jargon "bersama kita bisa" yang dicanangkan beberapa waktu lalu, patut direnungkan kembali dalam arti direvitalisasi mulai dari nol. Mengapa?. Carut marut kehidupan ekonomi negara khususnya kebutuhan pokok rakyat terus melambung, menambah derita rakyat yang memang sudah di bawah garis kemiskinan. Buruh dengan UMR hidup megap-megap ditambah sekitar 10,6 juta pengangguran serta ribuan balita kurang gizi. Di samping itu kisruh politik, para pemimpin saling lempar batu sembunyi tangan sampai dihamburkannya duit negara dikorup berjamaah, adalah bukti nyata sudah jauh melenceng dari cita-cita semula mendirikan Negara Indonesia Merdeka, menuju masyarakat adil dan sejahtera berdasarkan Pancasila. Walau tidak diucapkan, para pejuang pendiri negara ini berkata dalam falsafah "bersama kita bisa" mengusir penjajah Belanda yang mau kembali menguasai Nederland Indie negara yang sudah diproklamirkan kemerdekaannya. Beberapa waktu lalu harian ini memberitakan para pejabat pemerintahan dan anggota legislatif di Yogyakarta bersama menandatangani deklarasi antikorupsi. Inilah yang pertama di Indonesia bahkan di dunia para eksekutif dan legislatif membuat deklarasi antikorupsi. Korupsi memang tidak bisa diberantas hanya oleh KPK, polisi, atau kejaksaan, kecuali oleh tekad para pejabat pelaksana pemerintahan. Kalau ada orang mengatakan korupsi sudah ada sejak zaman penjajahan, omong kosong. Suruh bongkar dokumen pengadilan kalau ada pejabat yang dihukum karena korupsi. Korupsi baru ada dan merajalela di zaman Orde Baru dan meningkat menjadi korupsi berjamaah di zaman reformasi ini. Orang sekarang mudah menyebut sesuatu yang negatif sebagai sudah membudaya, korupsi, pungli, KKN, judi semuanya sudah membudaya. Tidak sadar, dengan pernyataan demikian orang sudah mengutuk bapaknya, kakeknya, kakek buyutnya dasn generasi sebelumnya. Judi gelap alias togel di Jawa Tengah sudah membudaya, tetapi ada orang yang bernama Chaerul Rasyid bisa menghapus budaya itu. Kebetulan dia kapolda, lalu "bersama kita bisa" dengan seluruh jajarannya di Jateng berikrar menghapus judi togel, lha kok bisa. Ayo Jateng meniru Yogyakarta, semua pejabat eksekutif dan legislatif mendeklarasikan bersama antikorupsi, kepolisian, kejaksaan, pengadilan mendeklarasikan antisuap dan pungli. Mari kita mulai dari awal dari nol, Bersama kita bisa. Sudarjo Jl S Parman 61, Purwokerto *** Hati-hati Penipuan Beberapa waktu lalu istri saya menerima SMS dari 08130848906 yang katanya mendapat pulsa gratis sebesar Rp 300.000. Untuk itu dia diminta mengirim SMS *858*081310833462*30#. Dua hari kemudian mendapatkan SMS serupa dari nomor 081354644278 dan katanya dapat pulsa gratis lagi Rp 200.000, dan diminta mengirim SMS *858*081354644278*20#. Kedua SMS tadi sebenarnya menjebak agar penerima mengirimkan (transfer) pulsa sebesar Rp 30.000 ke 081310833462 dan transfer pulsa Rp 20.000 ke 081354644278. Oleh istri saya kedua SMS itu dibalas, "Jangan menipu". Kemajuan di bidang teknologi memang menyebabkan juga perkembangan di bidang kejahatan. Yang diperlukan adalah kehati-hatian dalam menghadapi hal baru yang ditawarkan oleh orang lain (apalagi yang tidak dikenal). Apakah tawaran itu menguntungkan atau justru merugikan. Tidak mungkin meniadakan orang jahat, tetapi yang diperlukan waspada untuk menangkal kejahatan. Tanggal 12 Juni 2007 saya didatangi juga orang yang menagih pembayaran kartu Pascabayar XL kakak ipar saya. "Katanya" dia menunggak 2 bulan dan karenanya pembayaran tidak dapat dilakukan via ATM. Orang ini membawa formulir tagihan yang tampak meyakinkan. Tetapi saya tetap tidak yakin karena formulir itu lebih mirip barang cetakan dibanding dokumen yang dicetak pakai komputer. Lagi pula, walau nama dan alamat ditulis secara benar, tetapi nomor ponsel yang ditagihkan berbeda dengan yang dipakai kakak ipar. Saya tidak berani menuduh langsung orang tersebut mau menipu. Tapi begitu saya sebutkan kakak pulangnya sore dan biasanya bayar via ATM, orang itu segera pergi. Ya... itulah cara orang mencari uang, mencari mereka yang lengah. Hati-hati... itu cara terbaik menghindari kerugian akibat penipuan. Petrus Wijayanto Jl Seruni 5, Salatiga *** Mencari "Kos" Anak Anak saya pindah dari kos di Ungaran 15 Mei 2007 yang menurut ibu kosnya pindah ke Salatiga.Belum sempat memberitahu keluarga di mana akan kos sorenya dia mendapat kecelakaan hingga meninggal. Anak saya rupanya telah menaruh tas berisi pakaian dan surat-surat penting di tempat kos yang baru. Dia bernama Much Noor Dewantoro, alamat Badaan RT 4/RW 6 Kelurahan Bebengan Boja, Kendal. Mohon bantuan bapak/ibu yang akan ketempatan (untuk kos) anak saya dapat menghubungi saya atau Bapak Slamet di 08121528549. Suharshanto Bebengan RT 4/RW 6 Boja, Kendal *** Dampak Ponsel bagi Para Pelajar Sekarang ini sebagian besar pelajar dari SD, SMP, SMA baik di perkotaan maupun pedesaan memiliki dan membawa ponsel di sekolah. Sejumlah sekolah ada yang melarang pemakaian ponsel di sekolah, ada pula yang membolehkan disertai pengawasan dan tata tertib yang ketat. Di antaranya, saat proses belajar mengajar semua ponsel dikumpulkan dan baru diambil saat jam istirahat atau pulang. Tapi meski dengan pengawasan dan tata tertib, menurut saya tetap saja guru atau pengawas sering kecolongan. Banyak anak SD yang bermain game saat diterangkan dan banyak anak SMP/SMA berSMS untuk pacaran serta membuka gambar porno saat jam istirahat. Lalu anak-anak tidak hanya pria sebagian kecil siswi putri juga ikut ramai-ramai nonton gambar porno. Selain itu juga khususnya sekolah di daerah pedesaan, banyak anak tidak bisa mengontrol penggunaan pulsa dan sering "memaksa" orang tua membelikan pulsa. Anehnya lagi untuk keperluan belajar di sekolah seperti buku, alat-alat sekolah, apalagi menabung sering terabaikan. Saya imbau kepada pengelola sekolah dan orang tua meninjau kembali penggunaan ponsel anak-anaknya ketika sekolah, Iebih banyak disalahgunakan untuk hal-hal negatif tersebut. Jika pengen bukti silakan merazia mendadak dan kumpulkan dan periksa semua isi ponsel. Mari sayangi dan selamatkan anak didik agar menjadi generasi yang sholeh-sholehah. Sofyan Affandi SAg Guru SMPN I Geyer, Grobogan |