logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 28 Juni 2007 WACANA
Line

Mendamba Solo Guyub

  • Oleh M Hafidh Pribadi

SEJAK dulu, Kota Solo telah dikenal popular oleh bangsa ini, baik dari sejarah kebudayaan maupun perjuangannya melawan penjajah. Hal itu tidak bisa dimungkiri, terbukti dengan banyaknya tokoh-tokoh perjuangan dan budayawan yang berasal dari Kota Bengawan. Kota itu menyimpan banyak potensi luar biasa di tingkat regional maupun nasional, meski dalam beberapa hal sedikit lambat jika dibandingkan dengan Yogyakarta maupun Semarang. Solo dapat juga dianggap sebagai barometer politik nasional. Semasa penggulingan rezim Soeharto, atau tumbangnya Megawati sebagai penguasa PDI- P, amuk massa terjadi di kota itu.

Dalam sejarah tumbangnya PKI 1965, Solo adalah kunci terakhir penguasaan dan tempat persembunyian tokoh-tokoh komunis, termasuk DN Aidit. Dalam sektor perekonomian, Solo adalah kota dagang yang tidak pernah mati, baik siang maupun malam. Bahkan pada siang hari, jumlah penduduk mengalami lonjakan luar biasa karena adanya eksodus dari berbagai daerah di sekitarnya.

Kampung Batik

Pasar Klewer adalah pusat perbelanjaan tekstil terbesar di Jawa Tengah. Bahkan omset per harinya bisa mencapai miliaran rupiah, karena didukung oleh industri-industri besar di sekitarnya. Pusat kerajinan handycraft, suvenir, dan yang sekarang sedang digalakkan, adalah Kampung Batik Laweyan sebagai pusat industri besar, hingga home industry ada di Solo.

Meskipun demikian, ternyata di Solo masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan, yakni sekitar 25.117 keluarga atau 88.474 jiwa. Dari sektor usia kerja produktif, banyak pengangguran dan kurangnya daya tampung tenaga kerja.

Kabar terakhir yang menggembirakan adalah pertumbuhan ekonominya sedikit membaik. Oleh karena itu, butuh kerja keras dari semua elemen, baik pemerintah maupun masyarakat untuk terus memajukan Kota Bengawan itu.

Multikultur

Wrga Solo tentu mendambakan suasana yang damai, serta berusaha menjadikan kota itu sebagai percontohan bagi daerah lain, terutama daerah sekitarnya atau bahkan dalam lingkup nasional. Solo yang multikultur dan sangat beragam suku bangsa dapat dijadikan acuan untuk mewujudkan nilai-nilai demokrasi dalam berbagai hal.

Dari sudut pandang politik, Solo sangat berbangga karena multikulturnya. Berbagai partai politik bahkan memandang, kemenangan pemilu di kota itu sama halnya dengan kemenangan dalam lingkup nasional. Partai-partai baru pun mulai bermunculan untuk menghadapi perhelatan akbar Pemilu 2009. Untuk waktu yang dekat, Pemilihan Gubernur Jateng 2008 juga membuat partai-partai mulai sibuk mencari dukungan melalui koalisi lintas partai dan janji-janji yang ditawarkan kepada mereka yang seaspirasi. Sangat disayangkan, kalau kemudian Kota Solo dijadikan ladang konflik oleh orang-orang yang berpikiran picik, sehingga suasana menjadi tidak kondusif.

Warga Solo harus mampu berpikir secara jernih dan cerdas untuk menciptakan Solo yang aman dan nyaman dalam ranah politik. Perbedaan pendapat yang masih berada dalam koridor itu wajar saja. Jangan jadikan alasan untuk saling menebar khianat, sehingga suasana perpolitikan tidak kondusif. Masyarakat umum juga dapat menilai bahwa pelaku politik Solo telah mencerminkan keadaan yang nyaman dan kondusif.

Sebagai waga masyarakat yang baik, komitmen untuk menciptakan suasana yang nyaman harus terus ditegakkan, sehingga masyarakat tidak mudah bergolak dalam menghadapi gonjang-ganjing perpolitikan.

Dari sudut pandang budaya, warga Solo sebagai penerus bangsa juga harus mampu melestarikan kebudayaannya, seperti adab cara bertutur kata dan sopan santun.

Pada September lusa, Kota Solo akan menjadi tuan rumah Festival Musik Etnik Internasional yang akan diikuti oleh sejumlah daerah dan negara. Hal itu menandakan bahwa pemerintah mampu menjadi pemasar dalam memperkenalkan budaya ke kancah dunia.

Masih banyak tempat-tempat bersejarah yang harus dilestarikan, seperti Keraton Kasunanan, Keraton Mangkunegaran,dan Gedung Wayang Orang Sriwedari. Pembangunan city walk sebagai fasilitas publik paling anyar, juga kita harapkan bisa melengkapi kenyamanan masyarakatnya. Dengan demikian, Solo yang guyub akan benar-benar terwujud. Amin.(68)

--- M Hafidh Pribadi SE, fungsionaris PPP Laweyan Solo


HexWeb XT DEMO from HexMac International

Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA