logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 28 Juni 2007 SEMARANG
Line

Rp 25 Miliar untuk Pelatihan TKI

KENDAL- Pemkab Kendal akan mengalokasikan dana untuk pelatihan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) di daerahnya pada APBD 2008 sebesar Rp 25 miliar. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kualitas TKI yang akan diberangkatkan ke negara konsumen.

Besaran dana pelatihan tersebut diambil dari total dana APBD 2008 (di luar keperluan penggajian rutin bagi PNS). ''Dana tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas serta keterampilan TKI Kendal. Misalnya, untuk membuka balai latihan kerja (BLK) pembelajaran bahasa Inggris dan keterampilan sebagai baby sitter,'' kata Wabup Dra Siti Nurmarkesi di Kantor Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakerstrans) Pemkab, kemarin.

Karena sampai saat ini Pemkab belum memiliki BLK, imbuh dia, untuk sementara waktu pelatihan dan kegiatan untuk meningkatkan kualitas TKI akan memanfaatkan ruangan-ruangan di Stadion Madya. ''Pemanfaatan ruangan itu bersifat sementara, hingga pemkab memiliki BLK. Ruangan akan dimanfaatkan untuk mengajar bahasa Inggris dan pelatihan lainnya. Untuk keperluan ini, kami bekerja sama dengan Polres dan pihak-pihak terkait.''

Lebih lanjut dia mengemukakan, pelatihan akan melibatkan perusahaan pengerah jasa TKI swasta (PPTKIS), Pemkab, dan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi. ''Akademisi akan melakukan uji kompetensi standar calon TKI.''

Rp 250 M

Markesi hadir di tempat itu untuk memberikan pengarahan kepada 150 pengusaha pengerah jasa TKI (PJTKI) dan petugas lapangan PJTKI di Kendal. Ikut mendampingi dalam acara yang digelar di aula Nakerstrans itu, antara lain Asisten Pembangunan Sekda Drs Teguh Dwijanto dan Kepala Kantor Nakerstrans Pemkab Sutiyono SSos, serta Ketua Paguyuban PJKI Kendal Toto Sri Hartoto.

''Kabupaten Kendal merupakan pengirim TKI terbesar ke-2 di Jateng. Jumlah TKI yang telah dikirim saat ini lebih dari 10.000 orang. Mereka mampu menghasilkan devisa Rp 250 miliar/tahun bagi daerahnya. Di sisi lain, pendapatan asli daerah (PAD) Kendal yang berkisar Rp 57 miliar,'' ungkap Wabup.

Dia menjelaskan, di daerah Kendal saat ini terdapat 63 PPTKIS yang seluruhnya masih aktif mengirimkan TKI ke negara tujuan. ''Sekitar 95 % TKI yang dikirim dari Kendal adalah wanita. Negara tujuan terbesar, adalah Arab Saudi, kemudian Hongkong, Malaysia, Singapura, dan Taiwan.'' (G15-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA