| Kamis, 28 Juni 2007 | SEMARANG |
Keluarga Berharap Jenazah Suyatmi Segera DipulangkanGROBOGAN- Jenazah Suyatmi, TKW asal Grobogan yang meninggal di Taiwan beberapa waktu lalu, hingga kini belum dikirim pulang ke Indonesia. Padahal, keluarga sangat berharap jenazah segera dibawa pulang agar dapat dikebumikan secara layak di tempat asalnya. Hal itu disampaikan kakak kandung Suyatmi, Mujiono (43), di kediamannya Desa Ketitang, Kecamatan Godong, kemarin. Keinginan tersebut begitu kuat, mengingat meninggalnya Suyatmi telah berselang dua bulan. Hingga kini belum ada tanda-tanda jenasah akan dipulangkan. Akhir Juni Untuk sementara PJTKI memberikan jawaban bahwa jenazah Suyatmi akan dipulangkan akhir Juni. Mengenai kepastian tanggal dan hari kedatangannya, Mujiono tidak mengetahui secara pasti. Sukini (70), ibu Suyatmi juga sangat berharap jenazah dapat dipulangkan secepat mungkin. Ibu berputra delapan itu merasa lega apabila melihat jenazah putrinya disemayamkan di pemakaman desa. Hal yang sama diungkapkan Dias Prasetyo Effendi (12), anak semata wayang Suyatmi, buah perkawinannya dengan Teguh Imantoro. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Kadisnakertrans) Sudibyo SH melalui Kabid Penempatan dan Pelatihan TKI Joko Purwadi mengatakan, jenazah Suyatmi secepat mungkin akan segera dikirim ke Indonesia. Penegasan itu dikatakan setelah dinas mengundang PT Intersolusi Indonesia untuk membahas kepulangan tersebut. PJTKI yang beralamat di Surakarta itu yang memberangkatkan Suyatmi ke Taiwan, beberapa tahun lalu. ''Semoga paling lambat awal Juli sudah tiba di Indonesia. Itu yang dikemukakan PJTKI yang memberangkatkan almarhumah,'' ujar dia. Sebagaimana diketahui, Suyatmi meninggal dunia di Taiwan beberapa waktu lalu setelah mengalami pendarahan pembuluh darah otak bagian bawah. (hs-37) |