logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 28 Juni 2007 SEMARANG
Line

Coba Bunuh Diri karena Tak Mau Diajak ke Tangerang

GROBOGAN- Vivi Rohayati kemarin tergolek lemas di ruang Anggur RS Yakkum Purwodadi. Remaja Dusun Bangle, Desa Sembung, itu dirawat setelah menenggak obat pembasmi tikus, Selasa (26/6) petang.

Ketika ditemui, dengan terbata dia menceritakan alasannya berbuat nekat. Penyebabnya, karena dia tidak bersedia tinggal di Tangerang bersama kedua orang tuanya. ''Saya tidak mau disuruh tinggal di sana. Masih betah di sini. Pokoknya tidak mau kalau dipaksa,'' katanya sambil tersedu.

Kedua orang tuanya memang tinggal di kawasan Balaraja Tangerang sebagai karyawan swasta. Lantaran dipaksa itulah dia kemudian nekat menempuh jalan pintas. Dari keterangan yang dihimpun di lapangan, percobaan bunuh diri dilakukan Vivi karena ketakutan telah merusakkan motor kerabatnya. Motor Honda Supra tahun 2000 itu rusak setelah dipakai jatuh di kawasan Godong, Senin lalu. Vivi mengakui setelah jatuh dia tidak berani pulang ke rumah.

Keesokan harinya, sesampai di rumah ada kemungkinan Vivi dimarahi kakaknya. Lantaran perasaan bersalah, petang harinya dia nekat menenggak racun tikus di dalam rumah. Perbuatannya terungkap setelah kakaknya, Sumardi, curiga melihat adiknya tergeletak di dalam kamar. Saat itu juga Vivi dibawa ke Balai Pengobatan Umum (BPU) Enggal Waras Godong. Karena kondisinya terus memburuk, akhirnya dilarikan ke RS Yakkum Purwodadi. (hs-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA