| Kamis, 28 Juni 2007 | SEMARANG |
Pagelaran Batik di Graha SantikaSEMARANG - Selama ini Yogyakarta, Pekalongan dan Solo menjadi daerah yang terkenal dengan batiknya. Tak banyak yang tahu, ternyata di daerah lain pun batik merupakan kerajinan yang menjadi aset lokal. Klaten misalnya. Di Bayat, salah satu kecamatan di sana juga memiliki kerajinan batik yang kaya corak. Untuk lebih mengenalkan kerajinan batik yang dimiliki, Pemkab Klaten menggelar pameran di Hotel Graha Santika, Sabtu (30/6). Dalam pagelaran tersebut, mereka menggandeng Gregorius Vici, salah satu desainer muda berbakat asal Semarang. Di tangan desainer itu keanekaragaman yang dimiliki batik Bayat akan diinteprestasikan dalam berbagai busana. "Dalam acara ini akan ditampilkan sekitar 50 busana yang terdiri atas cocktail dress one pieces, kebaya serta long dress empire line,'' kata Vici, saat jumpa pers di Kafe Delima, baru-baru ini. Menurut Kasubdin Penanaman Modal Dinas Perindagkop dan PM Kabupaten Klaten, Sarono, batik Bayat tak hanya diaplikasikan dalam kain, tapi juga kerajinan yang lain. Misalnya kerajinan topeng dari kayu yang dihias dengan corak batik. "Tak menutup kemungkinan kami akan mengaplikasikannya dengan kerajinan yang lain,'' katanya. (H31-18) |