| Kamis, 28 Juni 2007 | INTERNASIONAL |
BBM Dicatu, Warga Iran MarahTEHERAN - Pencatuan bahan bakar yang diterapkan Pemerintah Iran terhadap para pengendara motor pribadi menyulut protes. Kemarin, paling tidak satu pom bensin dibakar di ibu kota Iran, menyusul pengumuman itu. Warga Iran hanya diberi peringatan dua jam tentang langkah tersebut. Sopir-sopir pribadi diberi jatah 100 liter bahan bakar per bulan. Meski punya cadangan energi banyak, Iran ternyata kekurangan kapasitas penyulingan sehingga negara itu terpaksa mengimpor sekitar 40 persen bensinnya. Pembatasan bahan bakar itu dimulai Rabu tengah malam waktu setempat (03.30 WIB). Menurut BBC, warga Iran marah dan frustrasi karena pemerintah tidak menyampaikan pemberitahuan lebih lanjut. Saksi mata melihat paling tidak satu pom bensin di pinggiran barat Teheran dibakar dan tersiar kabar tiga orang tewas akibat kebakaran itu. Antrean Panjang Di seluruh kota itu terjadi antrean panjang. Selain itu ada laporan perkelahian di pom-pom bensin saat para pengendara motor berebut jatah BBM dan mengisi tangki-tangki mereka. Bensin Iran disubsidi, dan dijual dengan harga seperlima dari harga aslinya. Sejauh ini belum ada pengumuman apakah warga Iran boleh membeli lebih banyak BBM dengan harga pasar.(bbc-niek-26) |