| Rabu, 27 Juni 2007 | SALA |
Orang Iseng Ancam Bom Stasiun KA KlatenKLATEN - Stasiun KA Klaten diancam akan diledakkan oleh orang tak dikenal, Selasa (26/6) siang kemarin. Ancaman tersebut disampaikan lewat telepon. Pengancam menyatakan akan meledakkan stasiun itu dalam waktu lima menit setelah dia menelepon, dan minta petugas segera mengevakuasi warga masyarakat di stasiun itu dan sekitarnya. Namun, ketika seluruh kompleks stasiun disisir oleh tim Jihandak, Brimob, dan Polres Klaten, tidak ditemukan satu pun bahan peledak. Ancaman itu ternyata hanya ulah orang iseng. Ancaman itu diterima oleh petugas pemberangkatan KA, Wagimin, sekitar pukul 14.00 saat dia tengah bertugas. Seorang pria bersuara serak menghubungi telepon di stasiun tersebut, dan mengatakan akan meledakkan stasiun dengan bom. "Suaranya jelas dan bening. Tampaknya dia menelepon bukan dari tepi jalan, karena sama sekali tak terdengar suara kendaraan," ujar dia. Dalam percakapan singkat itu, pelaku tidak menyebutkan jati dirinya atau mengaku dari mana. Tidak pula ada tuntutan atau permohonan. Setelah menebar ancaman, pria itu menutup telepon. Wagimin langsung melapor kepada Kepala Stasiun, Isbandi. Isbandi kemudian melapor ke Polres Klaten. Petugas datang bersama tim penjinak bahan peledak (jihandak) Brimob Polwil Surakarta. Tim terdiri atas empat personel itu dipimpin Bripka Maruto Jono. Mereka menyisir semua lokasi. KA Tak Terganggu Rel kereta, mulai dari ujung stasiun bagian barat sampai timur, diperiksa dengan teliti. Kotak bawaan penumpang, kardus, warung, ruangan, bahkan tempat sampah, dideteksi dengan alat pendeteksi metal. Namun, tidak ditemukan barang atau alat yang dicurigai sebagai bahan peledak. Meskipun ada ancaman bom, warga masyarakat yang hendak bepergian atau baru datang, tampak tak peduli. Mereka mungkin tidak tahu, atau memang tidak peduli. Jadwal kedatangan dan keberangkatan KA juga sama sekali tak berubah. "Dulu pernah ada ancaman serupa, tetapi juga tidak ada apa-apa," ujar Wardoyo, petugas lain stasiun. Dia menduga ancaman itu hanya perbuatan orang iseng.(H34-58) |