| Rabu, 27 Juni 2007 | SALA |
Tenaga Honorer Bersuka Cita
BOYOLALI - Sebanyak 725 tenaga honorer di Kabupaten Boyolali diusulkan menjadi CPNS untuk formasi tahun 2006. Daftar nominasi sudah diumumkan secara terbuka melalui papan pengumuman di depan kantor Pemkab Boyolali, Senin (25/6) sore lalu. Dari formasi itu, 22 tenaga honorer yang pernah teranulir masuk dalam daftar pengusulan. Pengumunan dilakukan setelah keluar surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) tentang Daftar Nominatif Tenaga Honorer yang diusulkan untuk mengisi formasi CPNS 2006. Pengumuman itu pun disambut antusias oleh para tenaga honorer. "Matur nuwun Gusti, akhirnya nama saya bisa katut," ujar seorang tenaga honorer. Beberapa tenaga honorer teranulir yang tak masuk daftar, tampak santai. Mereka berkilah, para tenaga honorer teranulir sudah menghadap Menpan dan Presiden SBY di Jakarta. Mereka dijanjikan akan mendapat kebijakan khusus. Diharapkan, janji pemerintah tersebut segera terwujud, agar penantian panjang mereka segera berakhir. "Ya, ditunggu dulu, tak perlu grusa-grusu," kata seorang tenaga honorer teranulir. Soal Masa Kerja Sekda Drs Marno Warsito mengatakan, daftar yang dikeluarkan telah disesuaikan dengan hasil pendataan yang dilakukan beberapa waktu lalu. Dia menjamin data sudah valid, karena telah lewat verifikasi. Berdasarkan peraturan, pada tahun 2009 mendatang mereka senuanya akan diangkat menjadi CPNS. "Berdasarkan data, dari 2.800 tenaga honorer baru 1.100 yang telah diangkat sebagai CPNS," katanya. Pihaknya secara khusus akan mengecek masa kerja para tenaga honorer. Pasalnya, berkaca dari rekrutmen CPNS tahun 2005 lalu, masa kerja kurang dipahami oleh para tenaga honorer tersebut. Dicontohkan, seorang tenaga honorer sudah mengabdi selama belasan tahun di sekolah swasta. Dia kemudian diangkat sebagai guru bantu. "Yang diperhitungkan adalah masa kerja setelah dia diangkat sebagai guru bantu, bukan dihitung sejak dia masuk sebagai tenaga honorer. Kelihatannya sepele, namun hal ini ternyata belum banyak dipahami," tambahnya. (G10-58) |